37. Liburan?

1735 Words

Meisya melebarkan kedua matanya tidak percaya, "lalu anak-anak bagaimana?" Ando tersenyum miring, "aku sudah mengatakannya pada Mama, dan Mama setuju untuk sementara menjaga mereka. Kamu jangan khawatir, mereka akan aman bersama dengan nenek mereka." Ekspresi senang yang semula muncul di wajah Meisya kini telah berubah. Dia sama sekali tidak habis pikir, bagaimana bisa ada seorang ayah seperti Ando yang tega meninggalkan anak-anaknya sendiri untuk liburan? Dia kira mereka akan berlibur bersama dengan anak-anak, meskipun terdengar agak merepotkan. Namun apa salahnya jika berlibur dengan mengajak anak-anak bersama ikut serta? "Kenapa Mas nggak mengajak anak-anak sekaligus?" "Kan kita akan melakukan honey moon yang tertunda Sayang. Jika bersama dengan anak-anak, apakah kita masih bisa mel

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD