36. Kejutan Ulang Tahun

1779 Words

Akhirnya setelah sekian lama Ando memiliki waktu untuk berbicara berdua saja dengan Meisya. Perkataan terkahir yang diucapkan oleh Reihan sebelum pulang terus saja menghantui pikiran Ando. Dia tidak bisa tenang karena memikirkan suatu hal yang tidak dia ketahui. Rasanya sangat tidak nyaman saat mengetahui istrinya dekat dengan pria lain selain dirinya. Meskipun dia percaya kalau Meisya tidak mungkin pernah mengkhianatinya. "Kenapa Mas?" "Bisa tolong kamu jelaskan apa maksud pria itu mengatakan 'kejadian malam itu' sebelum dia pulang tadi?" "Kejadian malam itu? Maksudnya, oh yang masalah itu." Meisya lalu duduk di samping Ando, dia menggenggam tangan suaminya dengan kedua tangan. Merematnya pelan dengan bibir yang menyunggingkan seulas senyum menenangkan. "Jangan cemburu dulu Mas, dia b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD