29. Peringatan Dari Ayah Mertua

1620 Words

Setelah kepergian Meisya, Ando langsung duduk dengan tegak. Melihat sosok ayah mertuanya datang menghampirinya. Dia masih ingat dengan jelas bagaimana malam ketika dia dihajar oleh pria paruh baya itu. Ando tidak merasa marah atas apa yang terjadi, karena sebagai seorang ayah tentu saja dia akan melakukan hal serupa jika mendapati putri kesayangannya disakiti. "Meskipun kamu masih menjadi menantu saya, jangan harap kamu bisa terus-terusan menyakiti putri saya. Jika sampai saya mendapati hal ini terjadi lagi, saya yang akan datang dan menjemput putri saya secara langsung." Tatapan mata Ando juga tampak tegas memandang ayah mertuanya. "Saya berjanji akan menjaga Meisya dengan segenap kemampuan saya. Saya tidak akan pernah menyakiti istri saya sendiri. Apa yang terjadi sebelum ini memang k

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD