"Apa maksud kamu Mas?" Kedua mata Rena bergerak dengan gelisah, wajahnya tampak memucat. Ketakutan jelas terpancar dari raut wajahnya. Apa lagi ketika melihat tatapan mata jijik yang ditunjukkan oleh Raka padanya. Membuat Rena semakin cemas dan tanpa sadar semakin menggigit bibir bawahnya karena gelisah. "Kenapa kau tampak gugup seperti itu hmm?" Raka kembali mendongakkan kepala Rena, menikmati bagaimana tatapan ketakutan yang ditunjukkan oleh wanita di depannya ini. Bukan serta-merta dia berani memperlakukan Rena seperti ini. Tentu saja dia memiliki alasannya, dan alasan dia melakukannya karena apa yang telah dilakukan Rena di belakangnya sangat tidak bisa dia tolerir. "Berapa kali kamu sudah menyewa gigolo untuk menemanimu saat aku sedang tidak di rumah hmm?" Kedua mata Rena langsun

