Pagi ini Maura sudah diberikan jam pelajaran Pak Eko, untung saja jadwal hari ini hanya penjelasan materi dari masing-masing kelompok. Ia sedang tidak tertarik untuk belajar hari ini. Sejak Pak Eko masuk, Maura hanya menjawab salam dengan malas. Lalu, perhatikan sebentar persentase dari temannya. Maklum, ini adalah persentase dari perwakilan kelompoknya. Hanya sekitar 5 menit ia serius, pikiran sudah berjalan kemana-mana. Sementara ia tak sadar Lala sudah ada di sampingnya. Pengisi bahan saat ini sudah berganti menjadi Adam. "Gimana, ya?" Maura berbicara sendiri, sambil mengetuk-ngetuk pensilnya ke meja. Maura tidak mendengarkan teman kelasnya yang sedang berbicara di depan kelas. Ia sibuk dengan pikirannya sendiri, hingga seseorang memukul bahu kanannya. "Ra, lo ngelamunin apa si

