Bab 10 Adik Kelas yang Montok

1699 Words

Tendanganku kali ini sangatlah kuat. Dia juga tidak bersiap-siap menghadapinya, sehingga tendanganku langsung mengenai kelaminnya dan membuat nyawanya nyaris melayang. “Sakit, sakit sekali!” Kak Rama mengerang kesakitan sambil memegang testisnya, lalu berbaring di tanah dan menangis. Melihat Kak Rama lengah, Tiara mengambil kesempatan untuk bersembunyi di belakangku. Setelah ia selesai berteriak-teriak tentang rasa sakitnya itu, Kak Rama berdiri dengan gemetaran dan menatapku dengan ekspresi suram, “Bocah tengil! Rupanya kamu berani memukulku, kamu ini benar-benar cari mati!” Menghadapi ancamannya, aku tidak takut sama sekali, dan berkata sambil tersenyum, “Jadi, apa kamu mau aku tendang lagi?” “Dasar kamu!” Kak Rama memang terlihat marah, tapi aku bisa melihat ada sedikit rasa takut te

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD