Sedikit Cemburu

1260 Words
"Ehmm... udah kakak jangan khawatir, mereka hanya teman lama" tiba-tiba Keyla ngomong begitu karena melihat raut wajah Rey yang murung. " Makanya kalau suka sama cewek itu langsung di ungkapin dong jangan kelamaan entar di tikung orang! Hahahaa" ledek key dengan puasnya. Rey hanya mencubit pipi keyla karena kesal dan mereka melanjutkan makan malam. **** Di Mobil " Kamu udah makan Fy, makan dulu yuk laper" ajak Nadine " Aku makan di rumah sakit aja deh bareng orang tua" elak Afy " yauda aku ikut" ucapnya lagi " Eh gak usah gak usah, yauda deh yuk makan dulu" ajaknya terpaksa karena gak mau Nadine jenguk mamanya. Entar mamanya heran lagi dalam sehari bawa dua cewek. Ckckck. " Oke besok-besok aku jenguk mama kamu ya" pinta Nadine " Hmmm" singkat Afy. Mereka singgah di cafe tempat mereka dulu sering singgah waktu kuliah. Niat hati Nadine mau membangkitkan ingatan Afy kembali semasa kuliah. " Nostalgia hehe" ucap Nadine sambil masuk ke cafe. Disusul oleh afy. Mereka ngobrol panjang lebar tentang temen kuliah, kerjaan, dan lainnya. " Aku kira kamu udah nikah" ucap Nadine " Emang kenapa? " tanya afy lagi " Gak apa-apa, menghilang ke luar negeri eh tiba-tiba datang lagi kesini" ucapnya lagi " Emang gak boleh?" " Ya boleh lah aku kan jadi senang" ucapnya Afy teringat Rey. " Udah lama kenal Rey? teman kerja ya?" tanya afy " Iya selama kerja, cuma beda divisi aja.. kenapa ? Jealous [cemburu]?" canda nadine " Jealous apaan haha.. kelihatannya kalian berdua cocok deh" sambung afy sedikit mencoba jadi mak comblang " Hmmm.. tadinya gitu cuma kamu datang lagi jadi perasaanku tetap ke kamu deh" candanya tapi sebenarnya serius. " Hahaha" afy hanya tertawa " Oh ya by the way [ngomong-ngomong] kamu sama keyla? temen doang?" tanya Nadine penasaran " Why? [Kenapa?]" tanya afy lagi " Gak apa-apa sih mastiin aja" sengaja mengorek tentang perasaan Afy. " Ya dari teman kan bisa jadi teman hidup" canda afy lagi. " Kita juga teman kok dari dulu tapi belum jadi teman hidup juga" ucap nadine yang di jawab tawa lagi oleh Afy. " By the way [Ngomong-ngomong] Beautiful [Cantik] sangat ya keyla, aku baru meet up [ketemu] tadi. Kalau dengar ceritanya sih udah sering dari Rey" tambah Nadine lagi dengan bahasa khasnya campur bahasa Malaysia dan Inggris. " Emang iya" singkat afy " cantik siapa? Aku apa dia? " tiba-tiba ingin tahu pendapat Afy. " Ya Keyla la" afy mengejek " Afyyyyyy!" teriak Nadine kesal Afy hanya tertawa melihat temannya itu karena dia sudah hafal dengan tingkah Nadine dari dulu. Afy mengantarnya pulang kemudian melanjutkan ke rumah sakit lagi untuk berjaga mamanya. *** Afy sudah tau jadwal terapi keyla pagi ini. Bergegas menjemputnya ke Apartemen. Mengetuk pintu dan keyla terkejut dengan kehadiran afy. " Sudah mau berangkat? yuk" ajak Afy " Waalaikumsalam" sindir Keyla " Astaga (afy tertawa) Assalamualaikum cantik, selamat pagi" goda afy Keyla hanya memanyunkan bibirnya. Berjalan disamping afy menuju parkiran. " Aku gak ada minta tolong loh afy, eh kakak maksudnya " ledek key " Kakak ikhlas nolongin adik" canda afy yang membuat keyla tersipu malu. Keyla terapi di temani afy. Setelah selesai keyla mampir ke ruangan mamanya. Mama afy sudah tahu tentang penyakit keyla karena tadi malam Afy cerita semua ke mamanya. Sejak tahu itu mamanya makin care [peduli]. Saling bercerita tentang almarhumah mama keyla dulu yang meninggal karena serangan jantung. Lama keyla menemani mamanya afy di ruangan karena afy harus mengantar papanya pulang sekalian masak untuk keluarganya. Keyla gak keberatan bergantian menjaga mamanya afy untuk beberapa jam ke depan sambil beristirahat juga di ruangan itu karena keyla baru selesai terapi biasanya ia mengantuk dan tertidur berjam-jam. Mamanya membiarkan keyla tertidur pulas. Siang hari Afy dan papanya kembali ke rumah sakit.Keyla terbangun. " Maaf ya ma, keyla ketiduran" ucap keyla merasa bersalah " Gak apa-apa, mama ngerti kok efek obat " Afy mempersiapkan makan siang mereka. Tiba-tiba teleponnya berdering dilihatnya panggilan dari Nadine, sengaja di abaikannya. Kemudian masuk chat dari Nadine. Nadine : Afy, ruangan berapa? aku udah di rumah sakit Afy kaget membaca chatnya dan kemudian keluar ruangan. " Sebentar ma, ada teman aku tiba-tiba udah di sini aja" ucap afy meninggalkan ruangan. Keyla pun bertanya-tanya. Afy menunggu Nadine di depan. Nadine keluar dari lift langsung berjalan cepat ke arah afy. " Hai fy, aku kan udah bilang kemarin mau jenguk mama kamu mumpung masih jam istirahat hehe" terang Nadine sambil senyum. " Ada aja ya tingkah kamu, mesti sekarang gitu?" kesal afy karena ada keyla di dalam. " Ya kenapa, entar kalau pulang kerja kemaleman udah habis dong jam besuk" ucap Nadine langsung melewati afy mengetuk pintu kamar. " Permisi assalamualaikum tante" ucapnya dari depan pintu " waalaikumsalam" jawab semuanya serentak Wajah keyla langsung berubah. " Oh ada keyla disini, Hai key" melambai ke keyla Keyla hanya tersenyum. " Hai aunty [tante], aku Nadine teman kuliahnya afy dulu masih ingat aunty, uncle? [tante, om?]" tanya Nadine sambil bersalaman. Mama afy masih berpikir keras mengingatnya. " Udah lama ya pasti udah lupa hehe gak apa lagian cuma sekali jumpa dulu waktu wisuda" ucap nadine menjelaskan. " Oh iya iya, silahkan duduk yuk kami lagi makan siang mari ikut bergabung" ajak mama afy. Diliriknya wajah keyla yang sedari tadi diam karena kedatangan Nadine. Gak menolak, Nadine ikut makan bersama. Sesekali mengobrol satu sama lain. " Kok gak ajak Rey? " tanya Afy ke Nadine. " Lagi banyak kerjaan" alasan Nadine. Nadine banyak bertanya ke mama afy, dia juga mencoba mengambil hati mama papanya. Bercerita tentang kerjaan dan keluarganya. Ada sedikit rasa cemburu di hati Keyla tapi ia berusaha menutupinya. Gak terasa sudah satu jam berlalu Nadine pamit karena kembali kerja. Keyla juga ikut pamit. Afy langsung mengambil kunci mobil hendak mengantarkan keyla pulang dan izin pergi ke mamanya. " Mau kemana fy?" tanya Nadine " Anter Key pulang" " Wah kebetulan sekalian ya anterin ke kantor" pintanya " lah kamu datang sendiri kan kesini? pulang juga sendiri" ketus afy " yee.. kan sekali jalan sih aku ikut pokoknya" paksa Nadine membuntuti mereka " tadi kesini naik apa?" " Grab" jawab nya " yauda pesan grab lagi sana! aku mau anter Keyla" ketus Afy " idih sombong amat ini orang sekarang, emang gak ada berubahnya dari dulu tetep ketus kek gini ngomongnya. tetap kek Tom and Jerry ya kita kalo ketemu hmmm" ucap Nadine Afy hanya diam. " Hey fy!!" panggil Nadine lagi karena tidak ada jawaban "izin dulu ke keyla mau gak dia?" ketus afy " Kok harus izin keyla? udah kek wife and husband [Suami istri] aja kalian" " Iya doain aja" ucap afy datar sekalian bercanda Keyla membolakan matanya melihat Afy tapi pandangan Afy hanya lurus ke depan. " Key, boleh tak?" tanya Nadine Key mengangguk "kan mobil Afy kenapa keyla yang gak setuju" ucap keyla " tuh dengar fy" ucap nadine senang. Sepanjang jalan nadine bercerita ke Afy sementara Afy hanya menjawab datar dan singkat. Afy sengaja ngajak key ngobrol supaya keyla merasa tidak di cuekin. Afy berusaha menghilangkan ketidaknyamanan keyla. Sesaat Nadine memperhatikan gaya bicara Afy yang sangat berbeda ketika ngobrol dengannya dan ngobrol dengan keyla. Penuh dengan tatapan yang dalam. "Thaks [Terimakasih] tumpangannya ya fy, key juga" ucap Nadine meninggalkan mereka masuk ke kantor. " Maaf ya key udah buat kamu gak nyaman" " Gak masalah fy, eh kak" ucapnya lagi afy hanya melirik. "Mau jalan-jalan lagi?" tanya afy " enggak deh.. mau istirahat dulu" tolak key " Okey baik" Afy mengerti sebenarnya Afy ingin berlama-lama dengan keyla. Tapi disatu sisi ia harus memikirkan kondisi Keyla yang baru siap terapi hari ini jadi harus banyak istirahat.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD