New w******p messege [pesan w******p baru]
Big Boss : Besok kamu gantiin saya ya ke samarinda, saya ada keperluan mendadak. Ada proyek baru disana yang gak bisa di tinggal, langsung pesan tiket aja hari ini.
Afy : Harus besok ya pak?
Big Boss : Ya, kenapa? kamu gak bisa?
Afy : Bisa pak
Haahhh.. afy menghela nafas kesal. Memikirkan keyla yang masih di rawat. Ingin rasanya izin gak masuk kerja eh gak taunya malah disuruh dinas mendadak keluar kota dan dia tidak bisa menolak karena perintah atasan.
Afy juga bekerja di salah satu BUMN. Selain itu afy juga seorang pengusaha sukses. Dia memiliki banyak cabang usaha kuliner di ibukota dan daerah tapi dia hanya mengunjunginya sesekali saat waktu luang. Padahal afy sudah termasuk kategori mapan dari hasil usahanya tapi dia tetap tidak mau meninggalkan pekerjaan BUMN nya itu dan menjalani hari-harinya sebagai pegawai padahal aslinya ia seorang Owner dan memiliki perusahaan juga.
Malam ini afy menyempatkan jenguk keyla sebelum pergi keluar kota esok.
Di Rumah Sakit
Afy mengintip dari kaca ruangan dan keyla sudah tak terlihat disana, segera afy menanyakan ke suster yang berjaga. Keyla sudah pindah ke ruangan biasa. Segera afy menuju ke lantai tiga ruangan Keyla.
Saat akan mengetuk ruangan tangannya terhenti karena dilihatnya dari kaca pintu Danish masih berada diruangan itu.
" Belum pulang juga" gumamnya dalam hati.
Afy mengurungkan niatnya tak ingin mengganggu segera dia balik arah menuju lift. Dari arah simpang ruangan Rey melihat Afy masuk ke lift. Gak sempat memanggilnya, Rey berjalan ke ruangan adiknya. Masih ada Danish yang menunggu rey untuk bergantian karena Rey baru kembali dari luar.
" Aku pamit dulu ya Rey udah malam, Keyla juga udah ngantuk" kata Danish.
" Okey, Thanks ya bro [makasi banyak ya]" kata Rey.
Rey dan Danish sebaya. Tapi Danish meminta Key untuk memanggilnya dengan nama saja supaya lebih akrab.Begitu pula dengan Afy. Afy sebenarnya juga seumuran dengan Rey dan Danish. Tapi karena ingin terlihat dekat dan ingin akrab ia meminta key untuk memanggil namanya saja.
Dulu waktu baru kenal afy pernah tanya tanggal bulan dan tahun lahir keyla lengkap. Mereka sama-sama lahir di bulan Oktober. Afy di awal bulan dan keyla di akhir bulan. Pada saat keyla nyebutin tahun lahir afy juga bilang sama supaya keyla tidak segan karena afy lebih tua. Padahal sebenarnya afy lebih tua tiga tahun dari keyla.Tujuan afy supaya bisa lebih akrab ke keyla karena afy jatuh cinta pada pandangan pertama. Tapi afy memilih memanggil Rey dengan sebutan kakak supaya lebih sopan dan menghargai keyla.
" Udah ngantuk key?" Tanya rey
" Sedikit kak"
" Malam ini afy ada datang gak?" tanya rey
" Gak ada, kenapa kak?" tanya key
" Tadi keknya kakak ada lihat dia deh waktu kakak mau belok ke ruangan dia udah keburu masuk lift" jelas Rey
"Kapan?" tanya key penasaran
" Sepuluh menit yang lalu" jawab rey
Sejenak key berpikir dan berucap dalam hati " mungkin dia lihat kalau ada Danish di dalam"
" Mungkin karena ada danish di dalam makanya gak jadi masuk deh" Jelas rey sama dengan yang di pikirkan keyla.
Keyla hanya menaikkan kedua bahunya menandakan bahwa dia tidak tahu.
Satu jam kemudian Afy kembali lagi tapi keyla sudah tertidur.
" Maaf kak mengganggu, aku cuma mau kasih ini ( bingkisan buah ) ke keyla" ucap afy
" Biar aku bangunin ya"
" Oh gak usah kak, kasihan keyla udah ngantuk biarin dia istirahat aja" kata Afy lagi.
" Tadi udah kesini ya? " tanya Rey
" Kok tau ?" tanya afy
" Tadi nampak kamu masuk lift" jelas rey
" hehe iya tadi mau masuk tapi keyla masih ada tamu gak enak ganggu jadi aku pergi dulu" jelas afy
" Oo" Jawab rey singkat tanpa pertanyaan lagi.
" Yauda aku balik ya kak, Salam ke Keyla. Aku pamit untuk beberapa hari ini ada dinas keluar kota jadi gak bisa jenguk" Jelas afy
" Yauda aku bangunin aja deh biar kamu yg sampein langsung" bergegas membangunkan keyla
" Gak usah kak, aku pamit aja" membungkuk dan pergi meninggalkan ruangan.
" Okey makasi ya" ucap rey.
Malamnya key bermimpi berpacaran dengan Danish. Sementara afy yang tidak tahan melihat mereka memilih untuk pindah ke luar negeri.Key membuka kedua matanya dan melihat ke jam dinding yang masih pukul 03.00 wib dini hari.Dia menghela nafas dan menggeleng-gelengkan kepalanya mengingat mimpi yang baru dialami. Keyla juga gak tahu bagaimana perasaannya ke afy. Pada saat dia melihat afy dengan Lisa ada rasa cemburu di hatinya tapi dia tidak mau berharap lebih juga karena dia berpikir afy gak cocok dengan dirinya melihat perawakan afy yang dibilang hampir sempurna rasanya gak cocok bersanding dengan cewek penyakitan seperti key. Yang ada nambah afy susah aja. Padahal jika dilihat keyla juga memiliki paras yang cantik dan hampir sempurna juga. Setiap ia berjalan sepasang mata lelaki memperhatikannya bak model yang sedang berjalan di red carpet [karpet merah].
Bandara
Afy menuntun kopernya menuju counter check-in [Tempat registrasi] dengan langkah kaki yang malas. Dilihatnya ponselnya berharap ada chat dari keyla.
Sesaat kemudian handphonenya berdering dan dilihatnya panggilan dari Key. Ada rasa senang di hatinya.
" Halo iya key" jawabnya semangat
" Makasi ya fy buahnya, maaf tadi malam aku udah ketiduran" jelas keyla diujung telepon
" Iya gapapa kok, kamu gimana kondisinya udah mendingan?"
" Udah bisa pulang sih hari ini" jelas key
" syukurlah, maaf aku gak bisa bantu kamu pulang key. Hari ini aku harus ke luar kota" jelas afy
" Iya tau tadi udah di sampein kak rey pesan kamu, makasi ya sekali lagi, hati-hati di jalan" ucap key lagi.
" Makasi juga ya key, semoga cepat sembuh ya nanti kalau aku udah sampai aku boleh chat kamu kan?" tanya afy ragu
" Boleh kok" Tawa key
" Doain aku sampai dengan selamat ya, rasanya berat banget ini untuk pergi" canda afy
" Naik apa?" tanya key
" Pesawat"
" Tujuan?" tanya key lagi
" Samarinda"
" Jauh ya, berapa lama dinasnya?"
"Iya gak bisa nolak perintah atasan.. belum tau paling cepat seminggu key" jelas rey
" Oh gitu yauda goodluck ya, take care [semoga berhasil, hati-hati]" ucap key lagi
" Makasi key aku tutup teleponnya ya" ucap afy
" Oke da"
" Miss you [Merindukanmu]" Tiit tiit sengaja afy langsung mematikan telepon tanpa menunggu keyla menjawab pernyataannya. Diujung telpon keyla kaget mendengarnya dan tertawa kecil.
Sementara afy yang kegirangan terus tersenyum dan makin semangat untuk beraktifitas.
Terdengar informasi kalau pesawat yang di tumpangi Afy delay [ditunda] satu jam karena cuaca buruk.
Sedari tadi banyak cewek-cewek yang melihat afy dan ada beberapa yang mencoba mengambil perhatiannya. Tapi afy tidak peduli bahkan tidak merespon. Ada juga beberapa orang yang mencoba mengajak ngobrol, afy hanya menjawab singkat. Dia hanya fokus ke layar laptopnya sambil menyelesaikan pekerjaannya sembari menunggu waktu delay. Ada seorang cewek cantik seperti artis yang duduk disampingnya berusaha mencari perhatian afy dan ternyata cewek itu seorang selebgram. Sengaja dia mengambil angle [sudut foto] disamping afy supaya wajah afy ikut terekspose di kameranya, cewek itu menyuruh asisstant nya mengambil gambar dan mengirimkannya ke akun gosip seolah-olah gambar itu berasal dari netizen yang diam-diam mengambil foto mereka berdua dengan menyebarkan gosip yang hot [panas]di medsos. Salah satu trik supaya bisa kenal lebih dekat dengan Afy. Afy tetap tak bergeming. Sepuluh menit kemudian muncul lah update [pembaruan] terbaru dari akun gosip ternama di tanah air menampilkan wajah selebgram tersebut dengan wajah afy mengarah ke samping dan menunduk.
Si assistant seleb langsung tau memposisikan dirinya untuk bersandiwara.
" Waw.. ada gosip terbaru nih di medsos tentang lu" ucap asistant selebgram tersebut dengan nada tinggi supaya afy dengar.
" Hah gue? Apaan?" Jawab selebgram itu lagi dengan nada keras
" Ada netizen yg fotoin lu dengan cowok yang di sebelah lu dikirain pacar lu" ucap asistant itu dengan nada lantang
" Hah?? cowok? ( pura-pura melihat kiri kanan) cowok ini maksud lu? ( menunjuk ke arah afy) " Ucap selebgram tersebut.
" Iya" jawab assistan kencang
Afy langsung menoleh ke arah selebgram tersebut dan mengabaikannya kembali melihat laptop.
" Permisi, ada yg fotoin kita berdua nih keknya terus di info ke akun gosip.. apa tanggapan kamu?" tanya selebgram tersebut ke afy
Afy yang heran mencoba menjawab.
" Aku? mbaknya ngomong sama aku?" tanya afy
" Iya, nih ( menyodorkan hapenya yang memperlihatkan gambar mereka berdua ada di akun gosip) "
" Ouh.. mbaknya siapa? kok masuk gosip?" tanya afy lugu karena dia memang benar-benar gak tahu.
Sang asistant pun mulai tertawa kecil mendengar pertanyaaan afy kemudian menjelaskan.
" Mas, Mbak ini selebgram makanya di setiap tempat pasti ada aja netizen yang fotoin si mbak dan buat gosip yang enggak benar"
" Oh maaf saya kurang tau " jawab afy singkat
" Tanggapan kamu bagaimana? kamu merasa keberatan atas berita yang beredar?" tanya selebgram itu lagi
" Ya kenapa mbaknya tanya saya kan mereka kenalnya sama mbak bukan sama saya" jelas afy lagi.
Sang assistant tertawa lagi.
" Tapi kan ada wajah kamu disitu" jelas selebgram lagi
" Wajah saya gak begitu jelas disitu jadi its okay no problem [gak masalah] mbaknya tinggal klarifikasi aja ke media kalau saya hanya penumpang pesawat yang kebetulan duduk disamping mbak karena menunggu pesawat yang delay, benar kan begitu ? " jelas afy
Si selebgram mulai kesal dengan sikap dingin afy karena biasanya cowok kelepek-kelepek jika berbicara dengannya kali ini dia menemukan cowok yang berbeda dan semakin penasaran.
" Kalau saya bilang kamu pacar saya gimana?" tanya selebgram lantang dan menantang
" Maaf mbak saya udah punya anak dan istri" Jelas afy menolak
kemudian afy menutup laptopnya dan bergegas menuju pesawat.
"Permisi" katanya melewati selebgram dan asisstantnya itu. Selebgram terdiam tanpa kata dan terbengong lama mendengar pernyataan afy sementara sang assistant mulai tertawa terbahak-bahak.
" Salah target lu!" ledek asisstant
" a***y luh ya, gue gak yakin dia udah nikah.. selidikin tu orang cari tau sosmednya kalau perlu nomor teleponnya" ucap selebgram tersebut.
" Yakin? udah nikah loh" ledek assistant lagi
" Jadi pelakor zaman sekarang udah biasa" katanya lagi
" Gila ya lu kalau udah terobsesi sama sesuatu" ucap assistant lagi sambil geleng-geleng kepala.