Titik Terang

1142 Words
Sepanjang malam Afy dalam kegalauan dan tidur tak nyenyak. Tapi ada yang mengganjal dalam hatinya sebelum dia bertemu Key. Keesokan harinya dia tidak mau berharap banyak, ketika keluar rumah mengendarai mobil dia melihat Key dan lelaki itu menaiki mobil menuju ke kantor Key. Masih penasaran akhirnya di ikutinnya perlahan mobil key sampai ke kantor. Ditungguinnya key keluar dari mobil melihat key melambai ke arah lelaki itu kemudian masuk ke dalam gedung. Sementara lelaki itu pergi dengan mobil Key. Hati afy makin penasaran dan mengikuti arah lelaki itu pergi tapi malah kembali ke rumah keyla. " Hmmm.. mungkin memang suaminya. Tapi apa gak kerja? kenapa malah kembali ke rumah?" Tanda tanya terus muncul di kepala Afy sembari meninggalkan jejak mobil itu dan menuju ke kantor karena sudah telat. Di Kantor Keyla Key menyerahkan berkas ke atasannya. "Terimakasih key jamuannya tadi malam" ucap pak indra "Sama-sama pak, terimakasih juga sudah repot-repot jenguk saya" kata key " Salam dari istri saya, katanya semangat kamu pasti sembuh" " Oia pak terimakasih" " Kata istri saya kamu sangat cantik key, sopan dan baik juga, istri saya mau kenal kamu lebih dalam tuh sepertinya" canda pak indra " Ah bisa aja pak, istri bapak juga cantik kok" jawab key tersipu malu " Tapi ini serius key, istri saya minta kontak kamu katanya kalau kamu mau berobat atau mau konsul ke dokter dia gak keberatan untuk nemenin kamu, kemanapun kamu mau dia bersedia diajak" jelas pak indra " (key terkekeh) pak saya bisa sendiri loh" jelas key lagi " Sendirian aja gak enak key, coba cari pendamping hidup biar bisa nemenin kamu kemanapun" canda pak indra " (Key terbatuk) belum kepikiran pak" " Nanti saya kenalin ke anak saya ya, usianya 3 tahun lebih tua dari kamu dan dia memang lagi cari pendamping hidup, kali aja jodoh kan" canda pak indra lagi Keyla yang mendengarnya terkekeh " Ada-ada aja pak" jawab Key sambil meninggalkan ruangan pak Indra. *** Sore ini Key tidak sengaja bertemu Afy di Minimarket dekat komplek. Dia melihat Afy duduk termenung di depan Minimarket sambil memegang softdrink [minuman ringan]. Awalnya afy tifak menyadari kehadiran Key. Hingga akhirnya Key yang menegur Afy. " Hey fy, bengong mulu nanti kesambet loh" kejut Key membuyarkan afy dari lamunannya. " Eh key" jawab afy kaget sembari mengucek mata karena pikirnya lagi berhalusinasi melihat key. "Beneran kamu key? " Tanya afy lagi " Yaiyalah, kamu kira hantu? " celetuk key. Speechless [terdiam] afy kaget dan detak jantungnya menjadi gak karuan. Dia berusaha tenang tapi tetap terlihat aneh. " Udah pulang key? lama gak kelihatan? " tanya afy basa basi " Iya ada urusan kantor fy" jelas Key mengelak " Yee kamu gak ajak-ajak keluar kotanya padahal kan aku bisa nemenin kamu" jawab afy " Loh kok kamu tau keluar kota?" tanya Key heran Afy langsung gelagapan tak bisa mengelak lagi. " Iya aku tau dari Lisa" jelas afy " Tapi aku gak ada bilang ke Lisa loh, kok dia tau?? " tanya key heran. Afy yang gak bisa berkata-kata takut salah ngomong langsung menaikkan bahunya dan mengangkat kedua tangannya. (kode : gak tahu ). "Yauda aku balik duluan ya" ucap Key meninggalkan Afy Afy hanya melihat key masuk ke dalam mobil yang di dalam mobil terlihatlah lelaki yang sama lagi duduk di kursi kemudi. Ada perasaan cemburu, sedih, semua campur jadi satu. " Siapa key?" tanya Rey " Tetangga komplek" " Cakep, kalian berdua cocok. Mirip manekin depan toko tadi, semua yg mau masuk pada lihatin kalian dulu" kata Rey " Hahaha, ada-ada aja deh kakak" lepas tawa Key " Tapi sepertinya raut mukanya lagi galau tadi" Ucap rey lagi " Kok bisa kakak perhatiin dia? " Tanya Key " Kakak kan cctv sekalian bodyguard [pengawal] kamu, jadi kalau ada cowok yang deketin kamu harus lulus seleksi dulu" canda Rey "Hmmmmmm" balas key sambil memutar bola matanya. Setengah jam kemudian Afy kembali ke rumah, seperti biasa melewati rumah Key dahulu. Dia melihat Rey di depan rumah sambil menyuci mobil. Ingin rasanya dia mampir sebentar tapi semua terhalang oleh lelaki yang tinggal bersama Key. Di Kamar Afy "Lisa" spontan Afy menepok jidat mengingat nama Lisa "Kok aku baru kepikiran sekarang ya" celetuk afy Kirim Pesan ke Lisa Afy : Malam sa, sibuk gak? Lisa : Gak kak santai, kenapa ya? Afy : Ada waktu gak malam ini? Pengen ngobrol Lisa : Oke boleh kak, ngobrol aja Afy : Tapi keknya lebih enak ketemu deh ngobrolnya, bisa keluar gak kira-kira Sa? Lisa: Yauda kak, datang aja ke kosan ngobrol di depan Afy : Eumm.. Jangan di kosan deh, kita ngopi aja yuk Lisa : Sekarang? Afy : Kalau gak bisa sekarang besok juga gapapa kok Lisa: Oke aku siap-siap dulu ya Lima belas Menit kemudian Afy sudah sampai di depan kosan. Lisa keluar dan langsung masuk ke dalam mobil Afy. Di Cafe " Ada apa kak? Keknya serius amat nih" Tanya Lisa " Eummm gini, Aku mau tanya tentang Key sih sebenarnya" sambung afy " Eh iya Mbak Key udah pulang tuh, udah masuk kerja lagi kak" sambung lisa " Eumm iya itu aku tau sih, tapi apa Key udah nikah ya?" tanya afy ragu Lisa yang lagi minum langsung terbatuk mendengarnya "Kapan nikahnya? kok gak ada undang lisa sih? " Malah lisa tanya balik " Lha kan aku nanyak untuk mastiin loh sa" kata afy bengong Berpikir sejenak " Setau lisa belum karena kalau udah nikah pasti orang sekantor di undang apalagi tetangganya ya kan" jelas Lisa balik " Ya mana tau kan private wedding [pernikahan privasi] gitu, gak mau publish [di umumkan] atau akad dulu resepsinya menyusul gitu" kata afy " Gak tau juga sih kak, Lisa gak terlalu dekat sama mbak Key hanya sebatas teman kerja" jelasnya " Jadi cowok yang tinggal sama dia siapa ya?" tanya afy lagi " Hah? ada cowok? Lisa gak ada perhatiin tuh karena Mbak Key baru balik jadi belum ada ketemu juga sama dia" jelas Lisa lagi. " Eumm gitu ya, kalau ketemu boleh minta tolong ditanyain gak? " pinta afy " Ehmm..ada yang lagi galau nih keknya lihat kak Key sama cowok laen" ledek Lisa afy hanya tertawa kecil. " cuma penasaran Sa, kalau masih pacaran gak mungkin tinggal serumah kan ya, makanya aku pikir dia udah married [nikah]" kata afy "Bisa jadi sih seperti yang kakak bilang tadi, akad dulu.. tapi kan dia dari luar kota kapan nikahnya coba?" heran Lisa " Di luar kota mungkin" tambah afy " Oh iya juga ya bisa jadi" ledek lisa bercanda sementara wajah afy berubah murung " Hmmm jangan galau dulu kak, besok kalau ketemu aku tanyain deh" " oke thanks before ya" Sampai depan kos afy langsung pergi. Dari belakang terlihat mobil key juga baru tiba di rumahnya. Key melihat Lisa turun dari mobil afy "Ciee baru jalan bareng, udah jadian kali ya, gak sia-sia jalan bertiga dulu akhirnya lanjut" ucap key dalam hati.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD