16

2326 Words

Author POV Liburan sekolah ternyata tidak selalu menyenangkan. Setidaknya, itu yang Bell rasakan setelah kembali dari Bogor. Hari-hari setelah koper dibongkar dan baju liburan masuk ke mesin cuci terasa berjalan lambat. Terlalu lambat. Rumah yang biasanya riuh oleh suara Bell sendiri kini terasa sunyi, padahal semua orang ada. Papa kembali sibuk dengan pekerjaannya—rapat, telepon, email yang tidak ada habisnya. Papa juga berangkat ke luar negeri saat ini bersama mama. Angga? Jangan ditanya. Kakaknya itu seperti hidup di dunia lain bernama tugas kuliah, laporan, zoom meeting, dan lainnya. Teman kakaknya saat ini adalah laptop, kopi, buku tebal, dan ekspresi kusut menjadi pemandangan tetap di ruang keluarga. Bell mendengus pelan sambil merebahkan diri di sofa. Ivan liburan ke luar neg

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD