Bab 21

1224 Words

Setiap laki-laki juga memiliki hati. Namun mereka tidak ingin terlihat lemah ketika terjadi patah hati .  "Lo sendirian, Fa?" tanya Jek ketika aku mengajaknya masuk setelah baju di bagian dadanya basah akibat tangisanku tadi. Aku tidak menjawabnya. Hanya meliriknya sekilas sebelum berjalan menuju kamarku di lantai dua. "Fa, lo mau ke mana? Gila kita berdua doang, jangan macem-macem lah. Gue masih perawan nih," goda Jek yang suaranya masih bisa kudengar. Saat di kamar aku coba mencari pakaian untuk Jek kenakan yang kurang lebih cocok baginya. Setidaknya aku masih berusaha bertanggung jawab atas insiden bajunya yang basah akibat tangisanku. "Nih, pakai. Mau makan apaan lo? Gue buatin," ucapku sambil melemparkan satu kaus berwarna hitam yang biasanya menjadi pakaian andalanku saat tidur

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD