Hai readers just info buat kalian yang ingin lihat cast pemeran di Masih Putih Abu-Abu coba buka YouTube ErenKa Studio. jangan lupa klik tombol subscribe juga lonceng yahh.
Karena bulan depan insyalloh author mulai upload video cerita novelnya. Nahh buruan segera check YouTube ErenKaaaaa yahh.!!!!!!
°°°°°•••••••
••••••°°°°°°
Malam ini Abel memilih ikut menginap di RS, ayah menyetujuinya saja karena kasihan juga tidak ada teman dirumah.
Abel juga sudah memberitahukan pada BG bahwa besok ia akan berangkat ke sekolah dari RS.
Sebenarnya jarak ke sekolah dari tempat Rawat bundanya tak jauh, cukup 5 menit berjalan.
*
*
Picture
♪♪
@ArabellaAra
My New story is will arrived
DekkaRtina, BGskara and 70likes
CindyJess Better well soon mom
KevinKev Besok rame-rame jenguk yah bos @BGskara
DekkaRtina Ikuuuuuuuttt
AirinHt Hemmm pantesan rumah @ArabellaAra gelap gulita
MettaNa Cepet sembuh Mom
PemujaArabellaxBG Lho sapa yang sakit kak.
KevinKev ehh busseet sapa yang bikin akun panbasse @BGskara n @ArabellaAra
RikiRick Buahahhahahh, kaget gue juga kenapa ada fan base
read 45 comments
=====
Semua sahabatnya Abel dan BG sudah tau bahwa bunda tengah sakit, namun tidak dengan teman-teman lainnya.
Bahkan Rendi yang kini tengah mendapat notif dari i********: tentang feed IG Abel pun kaget, dan mengira jika Abel sedang dirawat di RS.
Abel mendelik melihat ada akun fanbase di i********: nya, begitu juga dengan BG yang kini sudah menyambungkan telephonnya.
Bagaskara89 is calling
...
...
"Hallo"..
"Lagi ngapain..."
"Lagi mikir keras baca komenan instagram."
"Buahahhahahahh, lha ngapain. Fanbase yah, biar aja yang penting enggak ganggu."
"Iyaah, cuma heran aja sapa yang bikin cobak."
"berarti hubungan kita ada yang mendukung dong."
Mendengar ucapan BG membuat pipi Abel terasa panas, bersemu merah jambu.
"Bagas ihhh,. yaudahh Aminn in ajahh deh."
"Amiennn, besok mau dijemput."
"Enggak ahh kan deket banget nihh."
"Ya, enggak apa-apa lahh daripada jalankan."
"Justru itu aku pengennya jalan sekalian olah raga pagi-pagi."
"Hemm yasudah sarapan dikantin sekolah apa RS."
"Kayaknya disekolah aja, kenapa."
"Yaa aku temenin lah."
"Owwww, okay."
"Ya udah gih bobok udah jam 9 bay."
"Babay." tuttt tuut tuuutt
°°°••
°°°••
Keesokan Hari..
Pukul 06.00 Abel sudah bersiap untuk berangkat dan tujuan berangkat pagi adalah sekaligus sarapan dikantin.
Ruang rawat Bunda hanya 1Bed Pasien sisanya bed penunggu dan ada sofa khusus tamu.
Ayah tidur disofa sedangkan Abel di Bed penunggu. Ayah ijin tidak kerja karena akan ada tindakan medis untuk bunda.
Tentu dari kantor dinas ayah sudah acc karena RS yang merawat bunda merupakan rumah sakit kedinasan dari ayah.
Setelah berpamitan kepada ayah bundanya, Abel berjalan kaki menyusuri rumah sakit menuju sekolahnya.
Ditengah perjalanan dia terjengit mendengar bunyi klakson dari belakang, saat menoleh ternyata sang BG yang memang iseng melakukannya.
"Aku parkir dulu tunggu depan gerbang." katanya Abel tersenyum dan mengangguk.
Tak menunggu lama BG kembali dan mereka berdua langsung menuju kantin.
"Kamu juga mau sarapan."tanya Abel, BG menggeleng.
"Mau makan apa, yang ada cuma soto ayam sama bakso."
"Soto aja deh, sama teh anget yah."jawab Abel, kemudian BG memesan makannya.
Saat mereka berdua sedang sarapan mereka berdua dikagetkan dengan suara yang menggema.
"Masih pagi udah mojok ajahh."
"Toa loe Kev, kambing emang."ucap BG pada Kevin dan Riki yang menghampirinya.
Abel melotot mendengar BG mengumpat, sang BG mengangkat dua jarinya "Peace"
sambil tersenyum kikuk.
"Gimana bunda Bell."tanya Riki
"Nanti jam 10 diperiksa agenda USG ABDOMEN."
"Lumayan parah dong Bell kalau sampai Usg segala."sahut Kevin.
"Kalau ngomong yahh bacotnya ngasal." potong BG sambil menoyornya.
"Tanya dong bos, kan takut kenapa-kenapa." ceplos Kevin.
"Enggak kok, dokter takut Ususnya luka, karena lambungnya nggak masalah, ini udah pada sarapan.??."jelas Abel kemudian bertanya pada mereka berdua.
Kevin dan Riki mengangguk kompak, karena mereka tidak mungkin melupakan sarapan.
Setelah sarapan di kantin Abel, BG dan dua sahabatnya kembali ke kelas karena jam masuk akan berbunyi.
Sesampainya dikelas sudah banyak yang datang, bahkan para sahabatnya sudah duduk dikursinya.
"Bunda okay kan Bell."Tanya Dekka
"Hummmb aman kok."
"Nanti kita jenguk boleh."sahut Cindy
"Bolehh kok, sapa tau ada kalian bunda jadi seneng trus cepet sembuh."
"Woya jelas dong kita gitu loh."ceplos Metta
"Iyaaa deh iyaaaa, suka-suka Metta."potong Dekka.
*
*
Dilain tempat kini bunda dan ayah tengah bersiap untuk menuju ruang periksa USG, yang semula dijadwal jam 10 akhirnya maju karena bunda terlalu lama menjalani puasa membuat bunda sering muntah.
Perempuan 39 tahun nyaris 40 itu akhirnya tak bisa kemasukan makanan sedikitpun. beruntung Dr.Adam meminta untuk dirawat.
Setelah mendapatkan laporan dari perawat jika kondisi bunda semakin sering muntahnya akibat kelamaan berpuasa Dr.Adam segera datang ke RSAD Panglima.
"Ibu terakhir makan jam berapa pak." tanya Dr.Adam
"Bubur dari RS gak mau dokter, jadi terakhir makan sore itupun telor gulung 30 tusuk."jelas ayah.
Dokter Adam sedikit mendelik, tidak menyangka dengan situasi ini.
"Ibu sedang mengidam pak."tanya dr.Adam, Ayah menoleh ke bunda kemudian menggeleng.
"Ibu terakhir menstruasi kapan." lanjutnya, membuat bunda berubah raut wajahnya.
"Astagfirllohhhh, sudah 2 bulan dokter saya tidak mens."jawab bunda saat teringat.
Dokter Adam kaget begitupun dengan ayah, kemudian dr.Adam mengambil gagang telp menyambungkan entah kemana.
"Sebentar yah bu saya konsulkan ke dokter Firlie."ucap dokter Adam.
"Hallo dok, apa mengganggu........."
Dokter Adam konsul pada seorang dokter perempuan dan akan memeriksa bunda setelah visite selesai.
"Baiklah kita tunggu dokter Firlie sebentar beliau menuju kesini, setelah visite."lanjut dr.Adam
Sementara Abel disekolah kini tengah bersama sahabatnya menuju kantin karena sudah jam istirahat.
"Mau makan apa..??" tanya BG
"Apa yahh samain anak-anak biar cepet."jawab Abel
"Gado-gado es jeruk aja Gas."sahut Dekka, BG mengangguk paham.
"Ehh, tunggu aku es jus mangga yah."potong Abel lalu BG meninggalkan tempat duduknya.
Dekka yang mendengar permintaan Abel, menaruh tangannya di dahi Abel.
"Loe gak sakit kan Bell, elo minta yang enggak-enggak aja." celetuk Dekka
"Sehat, wal afiat nihh. Cuma pengen yang seger-seger aja."
"Mau panas dalam ni bocah kayaknya."ceplos Riki.
Memang sejak Abel dan BG berkomitmen, sahabat keduanya juga selalu dalam satu tempat yang sama.
"Bukan masalah jus nya Rik, ini kan bukan musimnya Mangga asal loe tau."lanjut Dekka.
"Hemmbb iyaa sih."Abel tersadar dengan kekonyolannya.
"Tuh si BG sama Kevin juga belom balik-balik kayaknya nyari kebon mangga dulu tuh anak."ceplos Wira.
Sontak membuat semua yang berada di meja tertawa. Abel pun jadi merasa tidak enak dengan Bagas.
"Demiiiiiik Abel pokoknya mahhh, huahahhhhhh."
"Riki ihhh."
"Wkwkwkkwkkwk."
"Gimana nanti kalau ngidam inih, mintak salju dimusim panas, buahahhhh."
Abel semakin mengerucutkan bibirnya nampak kelihatan imut dan lucu, semakin menjadilah dia jadi bahan candaan.
Pecah seisi kantin penuh dengan candaan para sahabat Abel dan BG, meskipun biang reseknya tak ada namun nyatanya yang lainnya mampu membuat suasana penuh keakraban.
Namun saat menemukan BG kembali menuju ke mejanya dan membawa segelas jus, membuat senyumnya merekah.
Ternyata enggak perlu nyari kebon mangga, di kantin ada kok mangganya entah berapa harganya mungkin agak mahal secara bukan musimnya.