Anna menjalankan perusahaannya dibantu oleh suaminya, Arya mengajari detail demi detail bagaimana perusahaan di bidang real estate berjalan
Anna sebenarnya bukan lulusan teknik dalam pembangunan, dia tidak menguasai desain maupun struktur bangunan akan tetapi Arya ingin istrinya bahagia jadi dia meminta beberapa karyawan yang dipercayainya membantu istrinya di bawah pengawasan Rio
sebenarnya Arya masih mempunyai kejutan besar lagi buat istrinya yang sesuai dengan kemampuan Anna tapi Arya ingin menyentuh hati Anna dengan mengabulkan keinginan istrinya walaupun itu memiliki resiko, akan tetapi Arya sudah mengatur di balik semua itu agar resiko yang di dapat tidak terlalu besar
Arya membawa Anna kesebuah proyek pembangunan untuk melihat secara langsung apa yang di hasilkan dari perusahaan
"kamu pakai helm keselamatan dulu...."Arya menyerahkan benda tersebut untuk dipakai
Anna mengikuti anjuran Arya, wanita itu berjalan mengikuti Arya di belakang
"hati hati jalannya tidak begitu rata " kata Arya
Dikarenakan Anna menggunakan sepatu yang tidak sesuai dengan keadaan proyek hingga membuatnya tidak seimbang
Anna hampir terjatuh tetapi untungnya Arya sempat memegang pinggul wanita itu hingga mata mereka saling bertatapan
Arya merasa aliran darah dan detak jantungnya sedikit meningkat begitu juga Anna entah apa yang dirasakannya tapi dia merasa gugup saat dia menatap mata Arya
Arya tersadar dan dia membantu Anna berdiri sambil berdehem
"kamu tidak apa apa..."Arya memperhatikan kaki Anna takut kalau ada yg terluka
"tidak...aku tidak apa apa" sambil mengalihkan pandangannya ketempat lain
"seharusnya jika ingin ke proyek jangan menggunakan sepatu seperti ini, sebentar aku akan mengambilkan alas kaki yang pas untukmu" Arya memberi kode kepada Rio dan tak lama pria itu membawa paper bag
"sebaiknya ganti sepatumu.." Arya mengeluarkan flat shoes dan jongkok di depan wanita itu untuk meletakkan flat shoes di depan kaki Anna
"aku bisa memakai high heels ku dan aku sudah terbiasa" Anna sedikit menjauh karena merasa gugup dan hatinya tidak enak
akan tetapi Arya tetap memaksa" sudahlah bepegangan di pundakku...hari juga semakin panas...ayo cepat ganti sepatumu atau kamu mau mematahkan kakimu jika terjatuh"
Anna mengikuti kata kata Arya dia berpegangan pada pundak pria itu dan Arya membantu melepas dan memasangkan sepatu yang nyaman dipakai untuk ke proyek
Arya juga menggandeng tangan Anna agar tidak terjatuh saat berjalan di area proyek, Anna mengikuti saja kemanna Arya membawanya dan dia merasa nyaman samping pria itu apalagi perhatian yang di berikan Arya padanya sempat menyentuh hatinya