BAB 3 (Bencana)

261 Words
Arya tertawa mendengar kata kata Anna, Arya orangnya humoris dia selalu ramah dengan orang orang disekitarnya, Arya tidak pernah menyombongkan harta yang dimilikinya Anna memutuskan masuk kedalam kamar mandi dia duduk di tepi bedtube sambil menyenderkan kepalanya di tembok Anna memiliki sifat sedikit sombong karena ayahnya selalu memanjakannya sejak ditinggalkan ibunya, ayahnya takut kalau Anna kecewa padanya jika tidak menuruti permintaannya, akhirnya Anna tumbuh jadi gadis yang manja Anna memiliki tubuh yang tinggi dengan kulit yang putih, bibirnya tipis berwarna pink dia lulusan sebuah universitas terbaik di dalam negeri, Anna memiliki banyak penggemar di kaum laki laki, banyak yang ingin memiliki gadis itu Anna membersihkan dirinya dan menggunakan piyama tidurnya, Anna keluar dari dalam kamar mandi dan melihat pria yang baru menikahinya itu sedang menatap handphonenya Ada rasa kecanggungan diantara mereka berdua karena mereka dipertemukan secara di jodohkan "aku dapat kiriman beberapa foto foto pernikahan kita di email...kamu sangat cantik sekali..." kata Arya memuji Anna hanya melirik melalui kaca riasnya tanpa ingin mau tahu "Tapi kamu lebih cantik jika natural seperti itu " Arya memuji kembali untuk mencairkan suasana sambil duduk di tepi ranjang agar lebih dekat dengan istrinya "Bagaimana kalau kita bercerai saja..." Anna mengatakan hal yang mengejutkan "kamu ternyata suka bercanda juga..." Arya sedikit bingung "Apa wajahku terlihat sedang bercanda...." kata Anna Arya tertawa mendengar kata kata Anna "sepertinya kamu belum siap... itu tidak apa apa, wajar saja kita bertemu dari perjodohan dan kita belum saling mengenal...kita butuh waktu..." kata Arya sambil berpindah duduk ke sofa dan merebahkan badannya Anna terlihat kesal dengan ketidak pahaman Arya tentang maksudnya. bersambung....
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD