"Zooy,Ayok sayang! Kita Harus Pulang"
mikel Dan Cloe Menghampiri Putri Mereka Yang Sedang Berbincang Dengan Seorang Pria Asing Yang Tidak Lain Adalah Adnan
Adnan Berbalik Ke Arah Mikel Dan Cloe
"Hallo om Tante!" sapa Adnan Hangat
cloe Dan Mikel Hanya Tersenyum Cangung Menatap Adnan Yang Baru saja Menyapa Mereka Itu
"Pulanglah zooy" seru Adnan Sembari Memberikan Payung yang di Gengamnya itu Kepada Zooy
Zooy menatap dingin Adnan,Bagaimana Pria Yang Baru Saja Ditemuinya Itu bisa Seperti itu.
dengan Cangung Dan Terbata Bata Zooy meraih payung yang di berikan adnan
"Terimakasih,Lalu? bagaimana Denganmu" tanya Zooy
"Saya akan pulang dengan motor"
zooy menganguk Mengiyakan Ucapan adnan Barusan dan bergegas Meninggalkan Adnan
"zooy!" suara Adnan Kembali Menghentikan Langkah Kaki Zooy
"See You!" lanjut Adnan Dengan senyumnya Yang Membuat Kedua Mata Munggilnya Hampir Tidak Kelihatan
zooy Melambaikan Tanganya Ke Arah Adnan Sebagai Ucapan Perpisahan
***
"Siapa Pria Tadi zooy?" tanya Cloe Yang Sedang Mengeringkan Rambut Putrinya Itu Perlahan Mengunakan Handuk Kecil
"Namanya Adnan Mah" jawab zooy Disertai Suara Batuk
"Nah Kan,Jadi Sakit" ujar Mikel Mendengar suara Batuk Dari putrinya Itu
tanpa Menghiraukan Ayah Dan ibunya yang Sedang Bertanya Padanya,zooy Sibuk Mencari Ponsel nya
"Frank? lihat ponsel Kaka Gk?" Tanya Zooy Dengan Suara Yang agak Berat
"Di sini kak,Tadi Ada incoming Call Dari Nomor Baru,Aku Gk Angkat!" jawab Franklin sembari memberikan Sebuah Tas Hitam Kecil Ke Arah Kursi Belakang Mobil Tempat Duduk Zooy Dan Cloe Ibunya.
Dengan sedikit Tergesa gesa Zooy Langsung Mengecek Ponselnya
benar Saja,Ada 5 missed Call dari Unknow Number
seketika zooy Teringat Ivander.
namun Gadis Itu Tidak lngsung Menghubungi Kembali Nomor yang Menelponya Itu ,Karena Ia Tahu ivander Akan Ada Di Dalam Bahaya Ketika Ia Berusaha Menelpon Ulang nomor Itu.
zooy Meletakan Kepalanya Perlaha Di Bahu Cloe Ibunya,Sampai ia Terlelap Di pundak Ibunya Dengan ķeadaan Badanya Yang masih basah kuyup
***
"Zooy, Bangun sayang. Kita Udah Sampai Rumah" Ujar Cloe Mengelus Pelan Rambut Putrinya Itu
Mata Zooy Sedikit Berat dan Agak Membengkak
mungkin Karena Dia Menangis Terlalu Lama
zooy Bergegas Keluar Dari Mobil Tanpa Menunggu Ayah,Ibu,Dan Juga Franklin Adiknya
gadis Itu berjalan Menuju Kamarnya.
badanya Terasa Sangat Kelelahan
meskipun Begitu,Zooy harus Menganti Pakianya Yang tadi Terguyur Hujan
***
zooy Mengecek Kembali Ponselnya Ketika Selesai Mandi
tidak ada Lagi Notif Ataupun Panggilan Tak Terjawab Dari Nomor Tak Dikenal
selang 5 menit Kemudian Ponsel Zooy Bergetar
"Hallo" dengan Suara Berat Zooy Menjawab panggilan masuk Dari Nomor tak Dikenalnya itu
"Zooy? Apakah Kau Baik-Baik Saja?" tanya Seorang Dari Balik Ponsel
"Aku Baik van,Hanya Saja Abi..." zooy Terdiam Seakan tak Bisa Melanjutkan Perkataanya.Ia Tak Kuat
dadanya Sangat Sesak Ketika Seseorang Menyebut Nama Abigail
"Aku Sudah Tahu Soal Abi zooy." jawab Ivander
"Van.." gadis Itu memanggil Nama Ivander Dengan Nadal lirih
"Ada Yang Ingin Ku Bicarakan" ivander memotong pembicaraam
"Bicaralah Van"
"Aku Tahu,Ini berat Untukmu Dan Untuku Juga Zooy,Hanya Saja Aku Harus Melakukanya" Ivander Menjelaskan
"Langsung saja Pada Intinya Van" Zooy seakan tak Ingin Dengar perkataan Basa Basi.
"Aku Ingin Kita Mengakhirinya Zooy,Ujian Akhir Semester Sudah Dekat.Seperti Yang Kau Tahu.Jika Aku Tidak Belajar Maka Aku Tidak Akan mendapat Nilai Bagus Dan Akan Dikeluarkan Dari Seminari"
zooy Seakan Syok Mendengar Perkataan Ivander Barusan
dadanya Sesak
amarahnya Meledak Ledak
zooy Hanya Diam Seribu bahasa Tanpa Menjawab Perkataan Ivander
"Jika Kau Ingin Belajar,Belajarlah Saja.Aku Akan Menunggumu Setelah selesai Ujian Nanti.kau Tidak Perlu Mengabariku setiap Minggunya. Aku Tidak Apa-Apa Ivander"
zooy Seakan Sangat Terpukul Oleh Keputusan Yang Tiba-tiba Saja dibuat Ivander Terhadap Hubungan Mereka
"Mari Kita Akhiri Saja Zooy,Aku Tidak Bisa Fokus Belajar karena Terus Memikirkanmu"
" Kenapa Mendadak Begini?Kau Tahu Aku Baru Saja Kehilangan Abi" tambah Zooy Suara Gadis Itu sudah sedikit berbeda
seakan Tidak Kuat Lagi Untuk Berbicara
air Matapun tak Bisa Lagi Dibendungnya
ia Tidak Kuat Menerima Kenyataan,Luka Dihatinya Karena Kehilangan Abigail Sahabatnya Belum Pulih.ditambah Lagi dengan Keputusan Ivander Yang Tiba-tiba
"Maaf" Ucap Ivander Lalu Mengakhiri Panggilanya
singkat,Padat Dan Sangat Menyakitkan
november Ditahun Ini Menjadi Sangat Kelabu
dimana Zooy Harus Kehilangan 2 Orang Dalam waktu yang Bersamaan