suasana Setelah Sarapan Dan Mandi Pagi Adalah Suasana Terbaik
zoo dan Abigail Bergegas Menuju Ruang Tengah Dengan Tas Di bahu Abigail. kedua Gadis Remaja Itu Bercanda Sembari Menuruni Tangga
"makasih Banget yah Zooy Udah Nerima Gw Nginep Dirumah Lo" seru Abigail
Kakinya Menginjak Tangga Terakhir
"Nevermind Girl,Rumah Gw rumah Lo Juga"
jawab Zooy hangat.
setelah Berpamitan Dengan Cloe,Ibu Zooy dan Juga Franklin Adik Laki Laki Zooy
Abigail Mengendarai King hitam Kesayanganya pulang Ke Rumah.
"Kabarin Gw Kalau ada Apa² Yah" teriak Zooy Kearah Abigail Yang Sudah Hampir Melewati Ambang Pagar Rumahnya bersama King hitam kesayangan abigail
dengan Suara Yang Sedikit Di dihalangi Suara Riuh Motor itu "siap Tuan Putri" jawab Abigail Sembari Membunyikan Klakson motornya.
zooy Melambaikan Tanganyq Ke Arah Abigail Kemudian Menarik Pintu Pagar Dan Menguncinya Kembali.
Dua Hari Abigail Menginap Dirumahnya Serasa 2 Jam Baginya
***
kring Kring Kring
bunyi alarm Dari ponsel Zooy
gadis Itu Meraih ponselnya Lalu Perlahan dengan Mata Sayup-Sayup
Melirik Ke Arah Jam
sudah Jam 4 Sore,
tak Terasa,Makan Siangnya Tadi Membuatnya makan Terlalu Banyak Hingga dia Kekenyangan sampai tidur Siangnya Sampai Sore.
"20 menit Lagi"Gumam Zooy Kepada Dirinya Sendiri Sembari Menarik Selimut Bulu Miliknya hingga Menutupi Seluruh Badanya
Tiba-Tiba Ponselnya Bergetar Lagi
kali Ini bukan Suara Alarm Melainkan Seperti Bunyi notifikasi pesan Masuk.
zooy masih Tetap Tidak Menghiraukanya
ponselnya Terus Bergetar Lagi Dan Lagi
dengan Sedikit Kesal Zooy Lalu Meraih Ponselnya Itu
betul saja,Ada Pesan Masuk Dari Abigail.
Abigail memberitahu Zooy Kalau Dirinya Sudah Sampai Rumah Sejak Siang Tadi
hanya Saja Ada Satu Dua Hal Yang Membuat Dirinya Tidak Sempat Mengabarkan Zooy Kembali
Zooy Hanya Menanggapi Pesan sahabatnya Itu Dengan Emoji suka
hari Menunjukan Pukul 7 Malam
zooy Yang Sedang Bersantai Sembari Membaca Buku Di Kamarnya Itu Dikagetkan Oleh Franklin Adiknya,Yang Tiba-tiba Masuk Ke Kamarnya dengan Nafas Terengah Engah
"kak... ka... kaa..." franklin dengan Nada suaranya Yang Terbata bata
"Kenapa Frank?" Tanya Zooy Panik
"Lihat Be... rita Kak" lanjut franklin Lagi Dengan Muka Yang Sudah Ingin Menangis
zooy Yang Binggung Dengan Kelakuan Adiknya Itu Bergegas Menuruni tangga menuju Ruang Tengah
tanpa Menghiraukan Adiknya Itu
Di ruang Tengah Sudah Ada Cloe ibunya Yang gemetar Menangis Memegang Remot Tv.
"Mah Kenapa Mah?" zooy panik
cloe Hanya Memeluk Zooy tanpa Satu Kalimatpun
"Telah ditemukan Jasad seorang Remaja Berumur 18 tahun,atas nama Sonya Abigail dengan lebam penuh permukaan tubuhnya di dalam bak mandi kamarnya,Dan juga bagian Belakang Kepalanya yang Terbentur Keras Di Permukaan Lantai" sorang reporter Melaporkan Dari Balik Tv
sontak zooy Syok dan Tidak Berkata Apa-Apa
"itu bukan Abi Kan Mah?" tanya Zooy dengan nada Tidak Percaya Kalau Yang Diberitakan Itu Adalah Sahabatnya Abigail
"Kamu harus Kuat Sayang" jawab cloe Ibunya Sembari Memeluk Tubuh zooy
"Gk Mungkin Itu Abi,Si Reporternya Salah Nyampain Berita" lanjut zooy sembari Melemparkan Vas Bungga ke Arah Tv Hingga Kaca Tv Itu Hancur Berkeping-Keping
"Iklashin Sayang,Iklashin" Cloe Berusaha Menguatkan Putrinya Itu.
zooy Melepas Pelukan Ibunya,meraih Kunci Motor Miliknya Dan Hendak Pergi Membuktikan Sendiri kalau Yang Dikatakan Reporter Itu Bukanlah Abigail Sahabatnya
Dengan Hati Yang remuk tanpa Tenaga Zooy Berusaha Untuk Pergi Membuktikannya Langsung
"Zooy!" Cloe Berlari panik Menghampiri Zooy Anaknya Yang Sudah Membuka Pintu Pagar.
semuanya Terlambat,Zooy Sudah Melaju Dengan Vespanya Menuju Rumah Abigail
***
di Luar Pagar Rumah Abigail Terlihat Ramai ,Ada Beberapa Polisi,Mobil Patroli ,Dan Juga Ambulance
sekeliling Rumahnya Juga Sudah Dikelilingi
police Line
zooy berusaha Menerobos Beberapa Polisi dan Juga Warga Yang sedang Berkerumunan untuk Masuk Ke Dalam Rumah Abigail
"Jangan Non" teriak beberapa warga sembari Menarik Tangan Zooy Agar Tidak Melewati police Line
seorang Pria paruh Baya mengenakan Kaos Putih Oblog Penuh Darah dengan kedua Tanganya Diborgol ke depan ,Keluar Dari Balik Pintu Utama rumah Abigail Didampingi Oleh Dua Orang Polisi
Itu adalah Bram, Ayah Abigail
"Pembunuh" sontak Zooy Berteriak Ke Arah Lelaki Paruh Baya Itu
dua Orang Polisi Menahan Zooy Agar Tidak Mendekati Bram,Ayah Abigail
"Pasti Lo Ngebunuh Abi Kan,An***g lo,T*i ,Bre**sek" teriak Zooy Histeris ke Arah pria Paruh Baya Yang Di Kawal Dua Org Polisi Itu
dia Benar-Benar masih Tidak Percaya Kalau Yang Diberitakan Itu benar Abigail Sahabatnya.
Suasana Menjadi Semakin Panas Ketika beberapa Orang Mengangkat Sebuah Plastik Kuning berbentuk Tubuh Manusia keluar Dari Rumah Abigail
"bisa Lihat Sebentar" pinta Zooy Kepada Salah Satu Polisi dengan Nada Suara Yang Sudah Sangat Berat dan Juga Air Mata Yang Sudah Tidak Bisa Di Bendungnya
Jasad Sahabatnya Aigail Di Masukan Ke Dalam Ambulance
zooy mengumpulakn Segala Keberanianya Untuk Membuka Plastik Orens Yang Menutupi Permukaan Jasad itu
dengan Tangan Yang Sudah Gemetar Dan Juga Bergelimang Air Mata perlahan Zooy Membukanya
"sretttttttttt"
Wajah Sahabatnya Abigail terpampang Jelas Di Dalam Balutan Plastik Orens itu
"Abi,Plis Bilang Ke Gw Kalo Lo cuman Tidur Bi" teriak Zooy Di Dalam Ambulance seakan Tidak percaya Kalau Itu Sahabatnya
wajah Sahabatnya Sudah Membiru,Bibirnya terluka Dan Juga Bagian rambut Depanya Yang Sudah Di Gunting
sungguh Keji
tak Sangup Menahan Amarahnya
zooy Menangis histeris seperti Orang Kesurupan.kini,Orang Yang Sering Menemaninya Kemanapun Dia Pergi Sudah Tidak bisa Lagi Menemaninya.
apalagi Untuk Mendengarkan Semua Cerita Konyolnya.
suara Canda Tawa Abigail,Dan Juga Kelakuan Kocak Abi tampak sangat Nyata Di Pikiran Zooy Hari itu.
Hari Ini 1 November
setelah Dilakukan penyelidikan terhadap jenasah sahabatnya itu
jenasah Abigail Pun Di Di buatkan Upacara Pemakaman
"sonya Abigail,Lahir 7 januari 2000. Wafat 1 november 2018"
sore Itu Hujan Lebat Sekali
kepergian Abigail Bersama Datangya Hujan Di Awal November Membuat Hati Zooy Semakin Kacau
upacara Pemakaman Abigail Di Laksanakan Di Sebuah Gereja Katolik di Dekat Pemakaman Umum.
setelah Dimakamkannya Abigail, ketika Semua Orang Pulang,Zooy Memilih Untuk Tetaap Berada Di Pemakaman.
gadis Itu Menangis Sejadi Jadinya,Kali Ini Tidak Ada Lagi Airmata
seakan Air matanya Sudah Habis
hujan Menguyurnya Dengan sangat Derasnya.