Bab 16 - Kencan Kedua?

1529 Words

Dedrick terus membuka mulutnya, menerima suapan April sedikit demi sedikit hingga suapan terkahir. Ia merasa sangat bahagia karena April mau menerimanya. Dilihat dari cara wanitanya itu menyuapinya dengan telaten dan juga penuh kesabaran. Dan mungkin sebentar lagi akan penuh dengan kasih sayang, Dedrick tidak sabar menanti saat itu terjadi.  "Nah, sudah habis. Itu suapan terakhir, Dedrick." Tangan April bergerak untuk menuangkan air putih ke dalam gelas, lalu menyerahkannya kepada Dedrick. Dan tentu saja, Dedrick menerimanya dengan senang hati. "Terima kasih, Baby, kau telah melayaniku dengan senang hati hati ini," ucap Dedrick setelah sebelumnya meneguk air putih yang diberikan oleh April, kemudian menaruh gelas kosong tersebut di atas meja pantry. "Melayani?" tanya April membeo, di da

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD