Part 21

1493 Words

Bisma Ardhana “Aku dan Kak Aulia tidak akan melakukan itu, kami masih punya iman. Keadaannya memang tiba-tiba dan kami tidak tahu kalau ada yang memotret kami. Kak Aulia itu takut tiap kali masuk lift.” Tidak seharunya aku menuduh Aulia dan Kevin bermain api di belakangku. Kevin mungkin tertarik dengan Aulia, laki-laki mana yang tidak tertatik dengan Aulia. Saat ini saja ketika dia memakai pakaian lusuhnya dulu, Aulia tetap cantik. Tidak heran kalau di sini dia jadi idola. “Dia marah,” kataku. “Memangnya Kakak apakan dia?” “Aku hanya menanyainya saja dan dia sepertinya salah paham.” Aulia pasti salah paham, seharusnya aku yang marah entah kenapa dia yang marah padaku. Dasar wanita. “Jangan selalu menyimpulkan sesuatu seenaknya. Semua harus dipikirkan.” Benar juga apa yang dikatak

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD