Bab 25

1193 Words

“Kenapa harus pindah?” Lintang menghampiri Raga yang sedari tadi duduk di sofa kamar Lintang, guna menjelaskan beberapa hal. Ia duduk di ujung sofa, untuk memberi jarak dengan Raga. “Apa karena Safir tadi sore?” “Ya.” Raga tidak akan menyembunyikan hal tersebut dari Lintang. Gadis itu harus tahu, kalau perbuatan Safir sore tadi tidak bisa dibenarkan. Oleh karena itu, untuk menghindari pergesekan yang mungkin bisa memanas, Raga memutuskan untuk pindah dari rumah orang tuanya. “Aku nggak mau kejadian sore tadi terulang lagi ke depannya.” “Yaaa, aku nggak papa kalau memang mau pindah,” kata Lintang tapi masih merasa ragu. “Tapi … kita tinggal di mana?” “Di rumah lamaku.” Benar dugaan Raga, untuk satu hal ini Lintang tidak akan menolak usulannya. Yang Raga perhatikan, selama ini Lintang tid

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD