Bab 17 - Insting Valden

1081 Words

"Haa, segarnya!" seru Rheiny lega. "Tuan, silahkan! Anda bisa memakainya," ujar Rheiny. Dia kembali memakai bahasa yang sopan dan hormat pada Aland. Membuat pria itu mengernyitkan keningnya tajam. "Oke!" sahut Aland. Sebenarnya dia ingin memprotes Rheiny, tetapi dia urungkan niat tersebut. Sebab, dia tidak ingin terlihat kekanakan dimata Valden. Entah bagaimana cara berpikir Aland, dia menganggap anak kecil berusia lima tahun ini sebagai saingan untuk mendapatkan hati Rheiny. *** "Biar aku saja," tahan Rheiny saat Aland hendak pergi ke bagian admin, untuk mengurus kepulangan Valden "Kalau begitu kita berdua saja!" tandas Aland. Dia tahu kalau Rheiny pasti akan terus memaksa untuk ikut. "Hem!" angguk Rheiny cepat. "Ma, saya titip yah," ucap Rheiny pada Maria. Meminta wanita paruh b

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD