Bab 11 - Kecewa

1024 Words

"He,,em," gumam Rheiny sambil menggelengkan kepalanya pelan. "Justru karena senang, saya jadi tidak tahu harus berkata apa!" lanjut Rheiny sedikit mengutarakan perasaannya. "Terima kasih, Tuan Aland! Saya tidak menyangka, bahwa saya dan Amar sudah bercerai dalam waktu sesingkat itu. Pernikahan selama tujuh tahun lamanya, kini telah berakhir dengan sia-sia. Padahal, seharusnya kami sedang sama-sama berjuang. Tapi ...," ucapannya terhenti saat dia merasakan matanya yang mulai berbayang dan kabur. Sampai akhirnya buliran bening jatuh membasahi kedua pipinya. Dia tak kuasa untuk menahannya lagi. Rheiny mendekap dokumen-dokumen tersebut didadanya dengan sangat erat. Hatinya terasa berat, sakit, dan kecewa. Namun, disisi lain, dia juga merasakan perasaan yang lega. Lega karena dapat terlepa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD