Tamat

1689 Words

Manik mata safir itu, memunculkan cahaya lembut dengan sendirinya. Semua binar memperlihatkan kebahagiaan yang hadir di dalam jiwa. Sejak lama, ia sangat ingin mendengar Bintang mengakuinya sebagai saudara dan hari ini, ia mendapatkannya. "Bintang bilang, kamu adalah saudara yang baik dan selalu mengalah. Seandainya Tuhan memberikan satu kesempatan saja, maka ia akan membalas semua kesabaran dan senyummu itu dengan apa pun," jelas perempuan yang sudah cacat sebagian wajahnya, sambil menahan air mata. "Bintang mengatakan hal semacam itu?" tanya Binar seakan tidak percaya, seraya meraih dan memegang tangan teman satu sel saudara kembarnya tersebut. Binar sangat senang, bahkan ia masih terus berdiri tegak, meskipun sudah hampir empat jam menunggu Bintang dengan segala kegundahan hatinya.

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD