Ekstra Part. Cinta

1782 Words

Binar terisak membayangkan banyaknya cobaan di dalam perjalan hidup. Ia pun terus menyalakan riak-riak kerinduan terhadap cerita masa lalu, yang kini hanya tinggal kenangan. Perlahan namun pasti, rindu itu menjilati pikirannya, berkelana di dalam sukma yang begitu tulus mencinta. Rasa sakit itu, musnah bersama pengorbanan dan kata maaf. Sayang, jari jemari itu tidak sempat menjamah dan saling menyentuh. Saat ini, rasanya tidak ada lagi air mata yang dapat ia timba. Sebab, semua rindunya kepada Bintang, telah membentuk sumur tanpa dasar. Dalam dan tiada berujung. Bersama air mata yang terus mengalir dan rintih kesedihan, di atas pusara, ia berjanji tanpa suara. Dirinya akan melakukan apa yang Bintang minta agar semua orang berbahagia. "Mama!" Ray mendekati Binar dan menatap mata safir y

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD