Sembilan : Sekelompok Bareng Aldi

938 Words

"Eh, Din. Kamu kan udah lihat foto pacar aslinya Aldi. Gimana?" tanya Salsa disela-sela pelajaran. "Gimana apanya?" tanyaku tanpa mengalihkan pandanganku dari bu Rita, guru kesenian yang terkenal dengan kegarangannya yang sedang mengajarkan tentang alat musik. "Yah, gimana wajahnya?" Aku berpikir sebentar, mencoba mengingat-ingat. "Wajahnya? Lengkap. Mata ada dua, hidung ada, mulut ada—" "Duh, Dinda. Maksudnya gimana, cantik gak?" tanya Salsa. "Namanya juga perempuan, ya cantiklah. Masa ganteng, sih." "Dinda, becanda kamu kelewatan," timbung Vina diakhiri kekehan. "Lho, siapa yang becanda? Emang bener, kan?" Salsa diam lalu menyetujui ucapanku. "Bener juga, sih." Lalu kemudian kembali bertanya, "Ih, maksudnya cantik mana sama Nina?" "Oh, bilang dong." Aku mengingat pacar Aldi, t

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD