Rea yang licik

1005 Words

Nyonya Nara bergegas memapah tubuh Nayla yang sempoyongan hingga tiba di depan pintu mobil yang ditumpangi Rea. Saat Nyonya Nara meminta Nayla masuk dalam mobil, wajah Nayla tampak menegang, napasnya cepat. “Cepat masuk!” bisik Nyonya Nara, suara rendah namun penuh tekanan, seolah tak memberi ruang untuk Nayla membantah. Nayla yang berdiri di samping Nyonya Nara hanya memutar bola matanya malas. Hatinya muak harus satu mobil dengan Rea. Namun ia tahu tak ada pilihan lain selain masuk dan semobil dengan Rea. Setelah perdebatan kecil antara dirinya dengan ibunya, akhirnya Nayla mengalah lalu masuk ke dalam mobil duduk di samping Rea, dengan wajah cemberut dan genggaman ponsel yang erat. Nyonya Nara, setelah memastikan anaknya masuk mobil, segera berlari kecil menuju mobil lain. Tak lama,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD