50

628 Words

"Fat." "Eh sudah bangun." "Kamu ngapain disitu?." "Enggak ada, cuma duduk aja." "Kenapa gak disini aja. Kamu sudah makan?." Fatimah menggeleng, "Mau makan?." tanya Karisma. "Mau, tapi... Mau yang manis-manis." "Apa? Bolu?." "Brownies kayak nya enak." "Aku minta Abdi untuk belikan." "Eh, jangan." "Kenapa?." "Kasihan." Karisma terkekeh, "Dia aku jadikan asisten pribadi untuk memenuhi kebutuhan aku." "Tapi kan bukan kebutuhan kamu." "Ya, memang. Tapi anak kita." Karisma menelfon Abdi untuk membelikan Brownies seperti keinginan Fatimah. "Sini." Karisma menepuk sisi sebelah nya. "Enggak ah, aku mau duduk disini aja. Kalau berbaring terus, pinggang aku sakit." Karisma mengangguk sekali kemudian menarik tiang infus dan duduk disebelah Fatimah. "Kamu gak mau du

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD