"Saya kira Bapak mau ninggalin saya," ujar Arasya dengan wajah dan tubuh yang gemetar ketakutan. Gadis itu menatap Angga dengan tatapan meemlasnya. layaknya seekor kucing yang kehilangan induknya. Yang mana berhasil membuat Angga mendengkus mendengarnya. Sekalipun Angga kecewa dan marah. Tapi bukan berarti Angga mengingkari janjinya dan berbuat sesuka hati. Arasya juga sudah menjadi tanggung jawabnya sekarang. Akan sangat beresiko jika nanti Angga membuat masalah dan meninggalkan gadis ini sendirian. "Saya emang masih kesel sama kamu. Tapi bukan berarti saya ninggalin kamu gitu aja," jawab Angga denga nada dinginnya. Arasya tertawa kecil mendengar jawaban Angga yang sudah kembali seperti di kantor. Mungkin Karena mereka akan bertemu dengan klien, Angga jadi berubah lagi. "Bapak jadi gala

