Cass melangkah memasuki rumah dengan kelelahan yang amat sangat. Di belakangnya Vion mengikuti Cass masuk ke dalam rumah dengan penampilan yang jauh dari kata rapi. Vion yang biasanya selalu tampil rapi dan modis saat ini hanya mengenakan kemeja yang hanya terkancing setengah dengan rambut acak-acakan dan wajah penuh bakal kumis dan jenggot. “Mandi dan istirahatlah. Setelah itu kita akan membicarakan masalah ini.” Ujar Cass pelan lalu bersiap menaiki tangga saat matanya menangkap sosok yang sangat dikenalnya di puncak tangga. “Nic...” Bisik Cass pelan yang langsung diiringi umpatan kecil dari Vion. Nic sama sekali tidak memandang istrinya dan langsung menatap Vion dengan tajam. “Maaf kalau aku harus mengganggu kalian. Tapi aku ingin bicara dengan Vion selama akal sehatku masih ada.” Ujar

