Setelah merasa tak melihat Romeo, wanita dua puluh tahun itu keluar dari persembunyiannya. Dia berjalan keluar kantor Romeo dengan tongkatnya. Dia menghela nafas, dan menatap kedepan dengan tatapan kecewa. Dia memberhentikan taxi, dan menaikinya untuk kembali pulang. Didalam taxi, Sri teringat, pasti Romeo akan menunggu dirinya dirumah jika dia langsung untuk pulang. Wanita itu memutuskan untuk berjalan - jalan duluan, dan tak terburu - buru untuk pulang. Wanita itu memutuskan untuk menuju ke taman bermain yang dia ketahui. Jaraknya memang tak jauh dari mansion keluarga Romeo, tapi, pasti lebih baik dia menghabiskan waktu disini, dari pada bertemu langsung dengan Romeo. "Sudah sampai Non." "Terimakasih Pak," kata Sri sambil memberikan ongkos. Dia perlahan turun, dan menuju ke kurs

