Bab 11

1066 Words

“Jadwal kamu hari ini padat,” kata Tomi suatu pagi sambil menyerahkan tablet. “Aku atur ulang biar kamu nggak ketemu dia terlalu lama.” Nina melirik cepat. “Kamu tahu?” “Kantor itu kecil,” jawab Tomi ringan. “Lagipula kamu selalu keliatan bete setiap namanya muncul.” Nina tidak membantah. Tomi mulai sering menjemputnya makan siang, memastikan rapat-rapat Nina tidak bentrok dengan agenda Arya. Bahkan sesekali, ia sengaja membuat alasan agar Nina bisa pulang lebih awal. “Kamu kelihatan capek,” katanya suatu sore. “Aku yang beresin sisanya.” “Tumben baik,” sindir Nina. “Aku emang baik,” balas Tomi santai. Di sisi lain, Arya jelas menyadari perubahan itu. Namun ia tidak bereaksi seperti yang Nina harapkan. Tidak ada teguran. Tidak ada protes. Tidak ada sikap posesif yang bisa ia jadika

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD