fitting baju pengantin

1577 Words
Namun sesaat ia membalikan badannya lagi dan berkata “ ingat jangan coba coba anda kabur. Kalau anda sampai kabur eujung dunia pun saya bisa menemukan anda!!. Oh ya nanti sore kita akan fitting baju, nanti sore kamu akan dijemput oleh asisten saya.” “Geri, nanti sore jemput rubah cilik ini.” Langsung antarkan ke butik mama.” Suara bintang menyuruh asisten pribadinya. “Iya tuan, angguk patuh geri kepada tuannya.” Setelah berhasil menekan dinda, geri dan bintang pun pergi. Niat awal ingin bermesraaan bersama dinda, namun setelah mendapat penolakan dari dinda, bintang pun merasa geram. Geri dan bintang masuk kemobil, namun saat duduk dibelakang bintang senyum seyum senyum sendiri sambil membayangkan dinda. Tak sadar bintang pun bergumam, “ kamu cantik dinda, kamu beda dengan perempuan lain yang ada di luaran sana karena wanita di luaran Sana hanya menginginkan harta saya ya tetapi kamu tidak Bahkan kamu menolak mentah-mentah diri saya semakin kagum sama kamu. Kasihan kamu Dinda kamu telah dijual oleh Ayah kamu bahkan ayahmu rela menukarkan putrinya yang sangat manis pintar dan sangat cantik itu dengan harta. Ah sepertinya aku udah mulai cinta sama kamu.” Sedangkan kembali kedinda. Setelah kepergian bintang dan asistennya, tubuh dinda bergetar. “untung dia sudah pergi.” Tak terasa air mata dinda luruh, ya allah apakah aku besok bisa hidup dengan dia, sedangkan dia menganggap aku seperti budaknya. Pernikahan yang aku impikan dulu untuk bisa hidup tenang, bahagia dengan orang yang aku cintai tidak akan terjadi. Ya allah kuatkanlah hatiku supaya kedepannya aku bisa hidup bahagia ya allah.” Sambil mengelap air matanya. Sore harinya dinda dijemput oleh geri asisten bintang untuk melqkukan fitting baju. Ting tong, ting tong suara bel dinda. “iya sebentar”. Dinda bergegas untuk membukakan pintu. Ceklek suara pintu dibuka oleh dinda. “maaf anda asisten geri yang tadi pagi datang bersama tuan bintang kan.” kata dinda “Iya benar saya geri yang tadi kesini bersama tuan bintang, saya kesini mau menjemput anda untuk melakukan fitting baju di butiknya nyonya besar nyonya.” Jawab dinda “iya, baiklah tunggu sebentar saya akan ganti baju terlebih dahulu” jawab dinda sambil berlalu meninggalkan asisten geri “Anda orang baik nyonya, anda begini karna keserakahan bapak anda sendiri. Semoga kedepannya anda bisa hidup lebih baik lagi bersama tuan bintang. Dan tuan bintang akan menjamin kehidupan anda, walaupun tuan bintang dingin dan kejam kepada lawan lawannya namun tuan bintang jika sudah sayang dia akan menjaga dengan sebaik baiknya.” Gumam asisten geri sendiri. Saat asisten geri melamun, asisten geri dikagetkan dengan suara dinda “Asisten geri ayo berangkat, saya sudah selesai.” Kata dinda “eh, iya nyonya dinda ayo. Mari saya bukakan pintu mobil dulu.” Kata geri sambil terlonjak kaget. “tidak usah asisten geri. Saya bisa membuka pintu sendiri. Oh iya panggil saya dinda saja jangan nyonya dinda, karena saya bukan nyonya anda.” Kata dinda “jangan nyonya, saya tidak berani. Bisa bisa saya leher saya bisa digorok oleh tuan bintang nyonya.” Kata geri “ ya sudah kalu gitu panggil saya dinda saja jika tidak ada tuan bintang dan keluarganya, lagian umur kita tidak jauh beda kan.” Timpal dinda “ baik nyo eh dinda.” Tak terasa mobil sudah sampai di pelataran butik nyonya besarnya. Geri keluar dahulu lalu membukakan pintu dinda. Ceklek, “silahkan nyonya” kata geri. “terima kasih asisten geri” jawab dinda. Setelah masuk kedalam butik ternyata dinda sudah di sambut oleh bintang dan mamanya. “Selamat datang sayang” kata mamah bintang “iya nyonya” balas dinda. “eh jangan panggil nyonya, panggil saja mama. Karna sebentar lagi kamu jadi anak saya. Oh iya nanti kalau bintang nakal bilang jangan sungkan sungkan bilamg sama mama.” Kata mama bintang sambil melirik anaknya Bintang yang merasa tersindir hanya diam saja dan sesekali melirik ke arah dinda. Setelah selesai fitting dinda diantarkan pulang oleh bintang, disini mamah bintang pulang sendiri bersama asisten geri, sedangkan bintang menyetir sendiri untuk mengantarkan dinda. “ayo sayang masuk” kata bintang, sambil memegang tangan dinda menuju mobil. Dinda clinga clingu setelah tidak ada orang dinda menghentakkan tangannya sambil berkata “lepas, jangan sok sok an sayang. Kamu kan hanya menganggap saya sebagai budakmu kan.” Kata dinda yang hatinya masih saja belum terima kalau takdirnya akan berakhir menjadi istri bintang. Setelah mendengar itu bintang merasa geram,”sesampainya dimobil, bintang membukakan pintu untuk dinda, dan mendorong dinda dengang kasar. Masuk rubah nakal!!!. Dinda yang merasa sakit karena tubuhnya terlempar kedalam jok, menangis. Ya allah, apakah kedepannya aku bisa melewati ini semua. Batin dinda Tak terasa mobil pun sampai didepan pelataran rumah dinda. Awalnya, setelah selesai fitting baju kebaya, bintang ingin mengajak dinda jalan jalan untuk refresing, namun karna hati bintang yang mendadak marah karena ulah dinda maka bintang mengurungkan niat tersebut. Bintang membukakan pintu mobil untuk dinda, “ayo turun, ingat jangan coba coba untuk melarikan diri. Jika kamu menuruti apa kata saya, saya tidak akan macam macam dengan anda, tapi kalau anda tidak menuruti satu kali saja perkataan saya maka anda akan saya kurung.” “enak saja, siapa anda sampai berani menggertak saya” kata dinda sambil berlari kedalam, sebenarnya dinda takut dengan bintang, namun ia mempunyai prinsip bahwa ia tidak boleh merasa lemah didepan banyak orang. Dinda duduk dimeja makan sambil meminum juz untuk menenang otak dqn hatinya yang tadi sedikit memanas. Ia termenung memikirkan bagaimana nqsibnya kedepan, ia merasa sendiri. Ia merasa bahwa hidupnya tidak ada gunanya lagi. Tapi mengingat omongan ibunya yang tadi malam memberi pesan lewat mimpi dinda, dinda harus bangkit. Tapi ia merasa seakan ia putus asa. “ bunda sepertinya dinda tidak mampu untuk melakukan apa yang bunda katakan semalam.” Dinda menangis sesenggukan, sesekali ia menyeka air matanya. Dari arah tangga arah luar terdengar suara pintu dibuka. Ceklek, “assalamualaikum” “Waalaikum salam” dinda menyambutnya. “dinda, kenapa matanya sembab, kamu habis nangis” suara lembut ayah sambil memegang pipi dinda. Dinda menangkis tangan ayahnya sambil berucap. “sudah ayah, apa ini yang diinginkan ayah, apa ini cara ayah untuk menghancurkan masa depan dinda.” “bukan begitu nak, percayalah sama ayah, bintang cinta sama kamu nak. Tidak mungkin kalau dia akan menyakitimu.”kata ayah Setelah ayah berkata dinda berlalu meninggalkan ayah untuk masuk kekamar. Awalnya ia ingin makan, tetapi setelah adanya tragedi beberapa menit lalu dinda sudah tidak berselera. Ayah menuju kekamarnya juga, dengan fikirannya sendiri ayah berfikir “ apa aku memang sejahat itu ya, apa aku batalkan saja ya. Ada benarnya juga yang diucapkan dinda. Yasudah lah besok aku akan menemui CEO Bintang.” Ke esokan harinya ayah dan dinda sarapan dan bertemu diruang makan. “Dinda apa kamu jika menikah dengan bintang apakah kamu tidak bahagia nak ?” tanya ayah kepada anak perempuannya “menurut ayah”jawab dinda “kalau kamu tidak bahagia, ayah akan membatalkannya. Ayah habis ini akan menemuinya. Tapi menurut ayah jika kamu menikah dengan CEO bintang besok hidupmu akan terjamin nak” kata ayah Sambil memegang tangan ayah dinda berkata”yah dinda tidak butuh harta banyak, dinda juga masih ada tabungan, kita bisa menjual aset aset milik bunda yang sudah dikumpulkan semasa hidup oleh bunda, kita bisa hidup lebih sederhana dari ini ayah, bentar lagi juga dinda akan bekerja. Dinda juga bisa menghidupi ayah jika pun ayah jatuh miskin. tolong turunkan ego ayah.” “baiklah kalu gitu, nanti ayah akan datang kekantor CEO Bintang untuk membatalkan perjanjian tersebut. Maafkan sikap ayah akhir akhir ini ya nak.” Perkataan lembut ayaah sambil memeluk dinda “ayah ngobrolnya lanjut nanti lagi ya ayah, dinda ada jam kuliah pagi. Dinda pamit ya ayah, oh iya maafin dinda juga ya ayah, kalau dinda punya salah. Kata dinda sambil mencium tangan takzim ayahnya “Iya, hati hati sayang,” jawab ayah. Setelah itu dinda berangkat kekampus, sementara ayah dinda akan menemui bintang. “ pak tolong antarkan saya kekantor Pt bintang seroja. “ Ayah berangkat diantar oleh sopir. “Baik pak” kata sang sopir. pemilik perusahaan PT BINTANG SEROJA, perusahaan itu adalah perusahaan raksasa no satu didunia yang menguasai perusahaan otomotif, selain otomotif Pt bintang seroja juga terkenal dengan perusahaan teknologi nomor satu didunia. Jika dibandingkan dengan perusahaan ayah dinda, perusahaan ayah dinda hanyalah perusahaan kecil dan tidak ada seujung kukunya dengan perusahaan bintang seroja tersebut. Selain CEO, Bintang Valentino terkenal sebagai mafia yang sangat kejam, yang tega membunuh lawan bisnisnya yang main curang dengan sangat sangat sadis dan brutal, selain mafia Bintang Valentino dikenal sebagai casanova, karena hidup dilondon sehingga dia memiliki kehidupan yang sangat bebas, bahkan banyak para wanita yang sengaja dan rela menyerahkan dirinya kepada Bintang Karna jarak rumah dida dan kanntor bintang tidak terlalu jauh, maka ia hanya membutuhkan waktu perjalanan 20 menit saja. Sesampainya diloby, ayah dinda bertanya kepada karyawan penjaga lobi “ mba, bisa saya bertemu dengan ceo bintang?” “Apakah sudah ada janji” kata mba mba loby tersebut “Belum mba, bilang saja calon mertuanya menunggu di loby “ “Tunggu sebentar pak, akan saya telfonkan terlebih dahulu.” “ selamat siang pak bintang, maaf mengganggu. Disini ada yang mau bertemu dengan bapak, kata beliau dia calon mertua bapak. “ kata karyawan yang ada diloby. “ Suruh dia masuk” kata dingin bintang. “pak, maaf, kata pak bintang bapak disuruh masuk. Ruangan pak bintang ada di lantai 20. “ “Terima kasih mba.” Ayah dinda langsung menuju ke lantai 20 dimana CEO Bintang ada disana. Tok tok tok tok.
Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD