Sesalkah?

2191 Words

“Oh itu mereka,” sapaku dari kejauhan. Seperti yang sudah kuduga, dia terlalu siaga dan penuh persiapan hanya untuk sebuah obrolan ringan. Perempuan yang usianya lebih tua dariku itu hanya tersenyum tipis, mencoba menahan kekesalan nampaknya karena aku dan Dira sedikit terlambat dari perjanjian pertemuan kami. Ya, terlambat sekitar empat puluh lima menit sepertinya. Karena itulah pastinya Nancy sudah berjuang untuk melakukan apapun ditempat ini selama kurun waktu tersebut bersama dengan Dennis yang sudah melambaikan tangannya untuk memintaku mendekat padanya lebih cepat. Dira memegang keningnya sendiri, sambil menahan pergerakanku untuk mendekat kearah mereka. Aku meneliti ekspresi wajahnya. “Kenapa? Ada yang salah Dira?” “Kau… kau tidak berniat mendekatkan Nancy dengan sepupumu kan?

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD