Seperti yang sudah Keysa khawatirkan, hujan turun dengan deras saat ia masih diperjalanan. Beruntungnya, Keysa memesan mobil taxi online sehingga dia tidak perlu repot-repot berhenti di pinggir jalan untuk memakai jas hujan. Keysa menoleh ke luar jendela. Sibuk melamun memperhatikan terjangan hujan yang menggenangi jalan berlubang. Keysa bahkan tidak sadar kala mobil berhenti setelah sampai di tempat tujuan. Keysa memberikan dua lembar uang sepuluh ribuan, kemudian turun dari sana. Keysa menelan saliva melihat jalan rumah sakit yang membuat seluruh tubuhnya kontan meremang. Entah karena dingin yang menelusup masuk, ataukah aura yang keluar dari bangunan itu. Keysa tampak menghela napas sebelum melangkah cepat dengan kepala menunduk dalam. Menghindari banyak sosok astral berbagai rupa yan

