Pagi ini, Keysa berjalan santai di sepanjang koridor fakultasnya yang cukup ramai. Netra matanya melirik jarum jam yang melingkar di pergelangan tangan, menunjukkan pukul setengah delapan lewat. Gedung D5 ruang 201 adalah tujuannya. Sesampainya di ruang kelas, Keysa menyapu seluruh temannya yang baru terisi sekitar dua belasan orang. Dan anehnya, semua orang itu kini menatap ke arahnya dengan berbagai ekspresi. Keysa masuk dengan sedikit menundukkan kepalanya. Melangkah maju menuju deretan kursi di bagian depan, tempat biasanya Sinta dan Nanda berada. Sedikit kecewa karena kedua temannya itu belum datang. "Gaada dosa banget ya lo main masuk aja!" Keysa menoleh. Menatap Ria yang terlihat marah pada dirinya. Dia juga mengedarkan pandang ke semua teman kelasnya yang masih saja menatapnya

