Perseteruan

2343 Words

Jemari Angga mengetikkan sesuatu di atas keyboard. Sepasang matanya terus terfokus pada layar laptop yang menyala terang di hadapannya. Ketukan di pintu kamarnya pun ia abaikan. Walaupun telinganya mendengar suara ibunya menyuruhnya turun untuk makan. Angga terus fokus membaca deret tulisan yang penuh di layar itu. Mengesampingkan perutnya yang perih dan juga tenggorokannya yang kering. Angga membacanya dengan saksama. Tangannya bergerak lagi untuk mengetik berbagai kata dengan cepat. Sebelah tangan Angga meraih ponselnya. Mencocokkan data yang ada di ponsel dengan segala data di hadapannya. Sudut bibir kanan Angga tiba-tiba menyeringai panjang. Pancaran matanya penuh dengan ambisi. Angga menutup laptop setelah yakin sudah tidak diperlukan lagi. Memasukkan benda elektronik itu ke dalam

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD