Lost

2353 Words

"Cahyo! Itu kamu kah?" Keysa menjerit kesenangan. Sementara Angga dibuat kebingungan. Dia mengikuti arah pandang Keysa, jelas hanya hamparan sawah saja yang ia tatap. "Hai, Key." Keysa tertegun. Sangat. Mulutnya bahkan seolah kehabisan kata-kata. Di hadapannya benar-benar sosok Cahyo. Tapi dengan versi yang sangat jauh berbeda. Cahyo tidak lagi berbentuk seperti pocong. Dia terlihat nyata seperti manusia. Anak itu sekarang memakai setelan kemeja putih lengan panjang. Wajah Cahyo putih bersih dan bersinar. Dadaa Keysa menghangat melihat senyuman di wajah Cahyo yang benar-benar tulus seperti tidak ada beban. Lidah Keysa terasa kelu. Matanya mulai memanas. Cahyo semakin melebarkan senyumannya. Rambut hitamnya yang tipis tersapu oleh angin. Cahyo melangkah mendekat. Berdiri tepat di hadapa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD