25. Jerat yang Semakin Kuat

1585 Words

Entah apa yang mendorongnya, malam itu Clara ingin menjelajah mansion milik Adrian yang sudah ditinggalinya selama hampir satu purnama. Ia merasa gerah di dalam kamarnya yang merupakan tempat paling hangat di dataran paling tinggi Antico ini. Ia ingin mencari udara baru, mungkin mencari ruang yang bisa ia klaim sebagai miliknya. Tangannya menyusuri dinding, melewati lukisan klasik yang semuanya terasa terlalu berat untuk dipandang. Ketika hampir berbelok ke sayap barat mansion, Clara menyadari sesuatu, sebuah pintu tua yang berbeda dari lainnya. Pintu itu tidak seperti yang lain yang berlapis cat hitam mengilap. Warnanya kusam, kayunya tampak tua, dan gagangnya berkarat. Tidak ada hiasan, tidak ada penjaga. Seakan pintu itu sengaja dilupakan. Rasa penasaran menggerogotinya. Clara mende

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD