26. Saat Semua Masih Terasa Hangat

1164 Words

15 tahun lalu... Sore itu, halaman samping villa keluarga Valente dipenuhi cahaya matahari yang menembus sela dedaunan. Villa itu megah, berdiri kokoh di atas tanah luas, tapi di bagian samping ada taman yang lebih tenang, jarang disentuh orang, dengan bangku kayu panjang, meja kecil, dan kanvas besar yang berdiri di atas penyangga. Adrian, pemuda berusia delapan belas tahun dengan rambut hitam berantakan ditiup angin sore, sedang fokus pada kanvasnya. Tangan kanannya menggenggam kuas, bergerak tegas tapi lembut, mengguratkan warna di atas kanvas. Ia mengenakan kemeja putih sederhana dengan lengan tergulung, kontras dengan statusnya sebagai pewaris keluarga besar. Ia tidak menyadari bahwa dari balkon lantai dua, sepasang mata hijau cerah sedang mengawasinya penuh rasa ingin tahu. Clara,

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD