35. Akhirnya Kekhawatiran itu Terjadi

1446 Words

Hari demi hari, Clara semakin dekat dengan Sofia, seorang pelayan muda yang sejak awal kedatangannya ke mansion selalu menemani Clara, membawakan teh, dan sesekali mendengarkan keluh kesahnya saat Adrian terlalu menekan. Hari itu, Clara baru saja keluar dari ruang perpustakaan kecil di lantai dua ketika Sofia menghampiri dengan wajah pucat. “Nyonya Clara… boleh ikut sebentar? Ada sesuatu yang ingin saya tunjukkan,” katanya lirih. Clara mengernyit. “Ada apa, Sofia? Kamu kelihatan gelisah.” “Ini penting. Saya tidak bisa bilang di sini. Ada… surat yang tertinggal di ruang bawah. Dari seseorang yang mungkin… mengenal masa lalu Nyonya.” Kata-kata itu segera mengusik rasa ingin tahu Clara. Masa lalu. Kebakaran. Luka yang selama ini samar. Ia tahu Adrian juga tengah menyelidiki kebenaran itu

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD