36. Mimpi Buruk yang Sama

1528 Words

Malam saat Clara diselamatkan dari insiden penculikan, Adrian memutuskan tidur di kamar gadis itu. Sofa panjang yang menghadap langsung ke arah ranjang Clara menjadi pilihan Adrian untuk mengistirahatkan tubuhnya sejenak. Ia tak ingin sesuatu yang lebih buruk menimpa Clara lagi lalu membuatnya hilang kendali akibat panik berlebihan. Ia tak mau ada satupun orang yang menyentuh Clara, karena sampai matipun Clara hanyalah miliknya dan ia sendiri yang paling memiliki hak atas takdir kehidupan bahkan kematian Clara setelah Tuhan. Clara sudah menawarkan ranjangnya, tapi Adrian menolak dengan dalih takut gerakan di bawah alam sadarnya ketika tidur menyentuh luka-luka dan lebam di tubuh Clara. Hujan turun deras malam itu, menampar jendela kamar besar Clara dengan suara gemuruh yang membuat Clar

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD