Bab 32

1081 Words

Malam sudah semakin larut, tibalah untuk setiap jiwa beristirahat untuk menyongsong kembali hari esok. Entah kenapa sejak semalam Aira khawatir akan kondisi Adrian. Ia segera menuju ke kamar Adrian. "Sedang apa kamu disini?!" Sergap Lionel. Aira mencari alasan. "Tuanmu semalam berpesan, aku disuruh membangunkannya," jawab Aira cepat. Lionel tidak bisa untuk tidak percaya, karena ia melihat sendiri bagaimana hubungan Tuannya semakin dekat dengan pelayan wanita di depannya. Aira perlahan membuka pintu kamar Adrian dan memberi isyarat agar Lionel secepatnya pergi. Aira berharap Lionel tidak mencurigainya. Lionel segera berlalu meninggalkan kamar Adrian. Aira menarik nafas lega. Ia melihat ke arah Adrian yang masih tertidur di atas ranjangnya yang mewah. Aira teringat bagaimana dulu A

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD