Kabar eksekusi Revan telah menyebar ke seluruh penjuru kota. Aira terkejut mendengarnya. "Bagaimana mungkin Adrian Lakeswara tega akan mengha*bisi nyawa adiknya?" Aira tidak habis pikir. "Kamu berpikir apa? Adrian itu terkenal karena kejahatannya telah membu*nuh kedua orang tuanya?" Jenny memotong. "Tapi sepertinya aku melihat ada yang salah." Aira masih bersikeras. "Sudahlah Aira! Jangan selalu ikut campur dengan masalah yang tidak ada hubungannya dengan kamu." Jenny mengingatkan. "Aku tidak mungkin diam saja membiarkan sesuatu yang salah." Aira sangat yakin pada keputusannya. "Sesuatu yang salah apa? Sudah jelas-jelas dia adalah pemimpin Kota Tua yang kejam." Jenny masih bersikeras. Aira menggeleng. "Setelah aku tinggal disini, aku mulai mengenal bagaimana sebenarnya perasaannya

