Bab 21

1001 Words

Adrian melihat Aira tengah tertidur di tempat tidurnya dengan menyelimuti tubuhnya. "Aku dengar kamu tidak mau makan dan minum!" Adrian bicara dengan nada lantang. Aira bangun memperlihatkan wajahnya yang pucat pasi. Ia berharap penguasa jahat itu akan berbelas kasih padanya. Adrian sedikit merasa kasihan. Namun tak berapa lama ia sadar ini hanyalah akal-akalan pelayan di depannya. "Jika menurutmu aku akan merasa iba, kamu salah besar. Tapi aku akan menunjukkan kepadamu cara agar kamu mau makan." Adrian meminum air lalu mendekatkan wajahnya ke wajah Aira. Adrian memberikan seteguk air yang ada di mulutnya ke mulut Aira. Aira membelalakkan matanya. Benar-benar tidak menyangka pria kejam dihadapannya ini nekat berbuat hal menjijikkan seperti itu. Aira mendorong kasar tubuh Adrian. "C

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD