Bab 63. Semangat Numa

1088 Words

Numa bangun dari tidurnya, dan sedikit tersentak, menyadari tubuhnya yang tak berbaju. Seketika dia menoleh ke samping, lalu tersenyum kecil memandang Timo yang masih tidur pulas. Dia mengingat momen indah semalam, setiap kata mesra Timo kepadanya. Ah, dia pun jadi ingat kata-kata mamanya tentang Timo, laki-laki gagah itu mempunyai perasaan yang sangat tulus, sekalinya mencintai seorang perempuan, dia akan menyerahkan segalanya yang dia miliki, jiwa dan raga. Numa memeluk tubuh Timo dengan erat, sambil memejamkan matanya, merasakan kebahagiaan yang tidak terkira. “Hm, seperti mimpi,” ucapnya sambil membaui aroma tubuh Timo yang khas. “Hei, sudah bangun.” Timo membalas pelukan Numa, mendesah panjang. Wajah Numa berubah saat merasakan ada sesuatu di bawah yang perlahan menyentuh salah sa

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD