Hari wisuda bukannya hari yang bahagia, tapi hari yang rumit bagi Numa. Suami yang tidak hadir melihatnya dikukuhkan menjadi sarjana di bidang Hubungan Internasional dengan nilai yang membanggakan, juga hadirnya sosok laki-laki yang hendak dijodohkan dengannya. Tadinya wajah Numa penuh senyum haru saat melihat keluarganya utuh bergabung, sekarang wajahnya diliputi kecemasan. Tapi, pada akhirnya, Numa tetap bisa menguasai diri dengan menjaga sikap baiknya di depan Kenzo. Mereka berdua saling bicara tentang keluarga masing-masing, ternyata mereka memiliki latar belakang keluarga yang sama, dengan keduaorangtua yang telah bercerai. Bedanya, keduaorangtua Kenzo masing-masing sudah menikah, mamanya menikah dan tinggal di Surabaya, sedangkan papanya sudah menikah lagi dengan perempuan muda, yang

