Bab 74. Pertemuan Dengan Morgan

1460 Words

Perasaan Numa bercampur heran dan bingung, kenapa Morgan mengajaknya untuk bertemu dan ngobrol di cafe yang ditentukan Morgan. Dia langsung menghubungi suaminya. “Ck, nggak diangkat lagi,” decak Numa setelah dua kali mencoba menghubungi Timo. “CEO, Numaaa. Laki lo tuh CEO. Ya … sibuklah. Ngerti sedikit napa sih. Baru dua kali. Coba sekali lagi.” Numa mencoba lagi menghubungi Timo, dan kali ini langsung disambut Timo. “Halo, Om Timo,” sapa Numa cepat tanpa menunggu Timo menyapanya lebih dulu. “Ah, sori, Sayang. Aku tadi memimpin rapat, baru ada jeda. Ada apa?” “Tadi Morgan kirim pesan, katanya mau ketemu aku di cafe, mau ngobrol-ngobrol.” Ada tawa kecil di ujung sana. “Aku yang suruh dia ketemu kamu.” “Oh. Kok kamu nggak kasih kabar sih? Aku, ‘kan jadi bingung.” “Aku lupa. Dia dua h

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD