Numa tertawa-tawa saat menyimak cerita Yuni yang berhasil membuat papanya lupa akan dirinya. Bahkan Yuni yang mengusulkan menginap di ruang kerja Irfan, agar pikirannya terus tertuju ke pekerjaan dan tidak menanyakan Numa. Numa juga bercerita tentang bagaimana dia bertemu Timo, bahwa Timo yang tiba-tiba masuk ke dalam mobilnya saat dia hendak pulang, lalu mengajaknya menginap ke hotel di depan gedung kantornya. Yuni ikut senang dengan Numa yang semangat bercerita dan tidak segan mengungkapkan perasaan bahagianya telah berjumpa dengan pria yang sangat dia cinta. “Aku lusa akan pergi ke Yogya, Ma. Om Timo ingin memperkenalkan aku ke mamanya,” ujar Numa akhirnya. “Numa?” delik Yuni, meraih kedua tangan Numa dan menggenggamnya, tidak sabar Numa dan Timo kembali bersatu. Numa mengangguk pua

