Hanya membutuhkan waktu dua jam setengah dari Valensole untuk sampai ke Nice diantar langsung oleh Velix menggunakan mobilnya setelah tadi pagi selepas sarapan, Tama mendapatkan kabar dari Rama kalau Clara masuk rumah sakit di Nice. Selama perjalanan, Tama yang duduk di samping Velix diam seribu bahasa begitu juga Jelita. Banyak spekulasi di dalam kepalanya juga menyiapkan hati untuk menghadapi keputusan takdir yang diperjuangkannya beberapa hari ini. Tama membuka pintu mobil setelah mengucapkan terima kasih sama Velix dan berlari masuk meninggalkan Jelita yang ingin memanggil tapi tidak jadi. “Jel—” Panggilan Velix membuatnya berbalik. “Apapun yang kau hadapi nanti, tetaplah menjadi wanita yang kuat,” ucapnya dengan senyuman meneduhkan. “Aku hanya akan mendoakan semoga kau bahagia denga

