40. Kau tak berpikir bahwa aku dermawan kan?

1017 Words

Angel memicing matanya saat tangan Cealin menahannya. Dia tersenyum tipis pada perubahan ekspresi Cealin. Sepertinya gadis ini benar-benar lawan yang sepadan. Dan dia harus hati -hati saat berurusan dengannya. "Angel, kau tak menganggap kata-kataku serius kan? Tentang tadi, maaf. Aku salah telah berteriak padamu. Aku--" Sinar mentari itu kian tinggi dengan aroma rerumputan segar yang tengah tumbuh di halaman. Rambut dua gadis itu sama-sama bergoyang pelan. Kecantikan keduanya sangat terlihat jelas, tapi ekspresi antara keduanya sangat berbeda jauh. Saat ini, tangan halus Angel melepaskan tangan Cealin yang tengah memegang tangannya. Senyumnya melebar, dengan mata berbinar terang. "Tentu saja, aku tak akan menganggap semuanya. Karena semua telah diperjelas, maka aku juga akan m

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD