Aku bisa membelimu!

1047 Words

Pagi ini, Angel tak melihat siapapun saat turun ke ruang utama. Dia pun tak membiarkan waktunya terbuang sia-sia. Jadi dia segera menuju kampusnya dan mulai mengerjakan banyak hal yang tertinggal. Ia tidak pernah berpikir akan mengalami hal ini dalam hidupnya. Mengejar segala yang tertinggal mengharuskannya pulang senja hari. Dia tak akan membiarkan reputasinya hancur sekali lagi. Dia harus membuat prestasinya agar semua orang tak ada yang bisa meremehkannya. Menelusuri jalananan yang mulai sepi, dia memasuki mobil Ferari LaFerari merah dan memulai perjalanannya menuju rumah. ‘Menuju Rumah’. Angel tertawa dalam hati. Mungkin takdir sedang mencoba mempermainkannya. Meskipun dalam hati ia benar-benar ingin pulang menuju rumah, rumah yang sebenarnya. Entah kenapa akhir-akhir ini

Free reading for new users
Scan code to download app
Facebookexpand_more
  • author-avatar
    Writer
  • chap_listContents
  • likeADD